Tampilkan postingan dengan label Give Away. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Give Away. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Februari 2014

What a Wonderful Wife

Beberapa waktu ini aku sedang dilanda badai kegalauan. Halah, kalimat pertama udah galau aje. Ya udah, untuk mengusir si galau, aku jalan-jalan aja ke beberapa grup di FB, dan blog walking di beberapa laman craft dan rajutan. Kalo di FB, aku lagi suka nengokin grup Kumpulan Emak-emak Bloger (KEB) yang sekarang lagi heboohh pemilihan "Srikandi Blogger". Entahlah, padahal aku masih tergolong orang baru di sana, tapi grupnya asyik banget. Orang-orangnya juga welcome. Yang penting, aku sangat banyak terinspirasi oleh para emak-emak yang hobinya finger dancing on keyboard itu.

Eh ternyata ada banyak Give Away yang berseliweran. Salah satunya diadakan oleh salah satu emak yang juga finalis Srikandi Blogger, mba Ida Nur Laela. Setelah membaca linknya, ternyata temanya adalah "Wonderful Wife". Menarik sekali pikirku. Jadi pengen nanya sama suamiku, apa aku udah jadi wonderful wife buat dia? Akhirnya aku bertanya juga.

"Biw...ummiw udah jadi wonderful wife buat abiw apa belom?", tanyaku.
Yang ditanya cuman melirik pandang padaku beberapa detik sambil senyum, lalu nguplek lagi sama leptopnya.
"Abiiiiiiwwww, kayak gimana menurut abiw wonderful wife itu?", tanyaku lagi dengan nada agak tinggi.
Kali ini dia membetulkan posisi duduknya, memalingkan wajahnya dari layar laptop, lalu menjawab panjang kali lebar kali tinggi.

Jiaaaahhh... Ternyata buanyaaak banget yak, karakteristik wonderful wife itu. Dan dari yang abiw paparkan, masih banyak yang belom nempel di diriku ini. Tapi aku ngga nyesel udah nanya sama Abiw karena banyak sekali pembelajaran dari penjelasannya. Dan aku jadi tau karakteristik mana yang suamiku suka dan sifatku yang mana yang dia ingin aku memperbaikinya.

Tapi dari diskusi kami malam itu, ada tiga hal penting yang aku petik. Dan yang pertama dan paling utama, sifat yang mesti dimiliki seorang istri adalah CERDAS. Aku sepakat dengan suamiku tentang hal ini. Cerdas di sini bukan berarti istri mesti bergelar sarjana dan punya IPK cumlaude atau punya IQ tinggi. Tapi cerdas itu adalah orang yang tau tujuan hidupnya. Sebagai seorang muslim, tentu tujuan hidup kita adalah mencapai JannahNYA dengan mencari ridha Allah. Wonderful wife mesti tau cara memahami agama yang benar dan menerapkannya dalam kehidupan rumah tangganya. Sebagai Ratu di dalam rumahnya, dia bertanggung jawab terhadap pendidikan anak-anaknya, serta saling mengingatkan dalam ketaatan dan taqwa kepada Allah, bersama-sama dengan suaminya.

Untuk menggapainya, aku mesti menjaga semangat belajarku. Menjadi ratu rumah tangga yang memiliki seabrek pekerjaan seputaran dapur, kasur, dan sumur (istilah yg sering aku dengar seputar tugas istri) bukan berarti punya alasan untuk tidak meng-upgrade ilmunya. Apalagi ibu RT dengan tambahan pekerjaan lain di luar rumahnya (yang sering disebut wanita karier), pasti saat pulang ke rumah udah merasa kelelahan. Karena itulah, aku pribadi berusaha menjalin dan menjaga hubungan dengan teman-teman supaya bisa selalu termotivasi dan saling menyemangati. Pergi bersama teman ke kajian-kajian ilmu akan menjadi hal yang menyenangkan dan bermanfat, tentunya dengan ijin suami ya...^^ Berteman dengan teman-teman yang memiliki semangat belajar tinggi juga bisa memacu diriku tuk terus berkarya, dan bahkan inspirasi bisa aku dapatkan dari mereka.

Hal kedua yang menurutku akan menjadi karakteristik wonderful wife adalah Imutlucumenggemaskan. Hehehe, apa pula ini? Iya, sering kali karena seiring waktu, banyaknya pekerjaan rumah, kita (gue aja kali...) para istri melupakan hal sepele ini. Tampil imut menggoda adalah sebuah keharusan. Tak terbayang oleh seorang istri, betapa beratnya godaan di luar rumah yang menyerang mata suami kita saat jihad mengais rejeki untuk keluarganya. Ada banyak wanita yang berdandan cantik di luar sana dengan pakaian yang minim, bisa mengganggu pandangan suami kita. Alangkah sedihnya jika saat pulang ke rumah, kita masih tampil berantakan, bau bumbu masakan dan tidak menarik perhatiannya lagi. Tampil imut tak mesti ribet kok, cukup tampil bersih dan wangi plus senyum penuh cinta, cukup untuk membuat hati suami senang dan bahagia.

Selain itu kita juga mesti lucu dan menggemaskan buat suami kita. Tak ada salahnya menggodanya dengan candaan ringan yang tentunya ngga pakai bumbu bohong ya... Atau sedikit kejutan seperti membacakan puisi pendek yang romantis, bisa bikin si cinta merasa gemas sama istrinya. Bercanda dengan pasangan itu bukan termasuk hal sia-sia loh, malah bahkan sangat berpahala.

Hal ketiga adalah...Qana'ah, yaitu merasa cukup dan bersyukur dengan apa yang diberikan Allah lewat rezqi yang dititipkan dalam genggaman tangan suami. Sering kali tanpa terasa, kita melontarkan kalimat-kalimat yang tanpa disadari pula menyakiti perasaan suami. Keluhan atas rezqi yang pas-pasan atau tidak mencukupi dapat membuat hatinya bersedih. Oya prinsip ghadul bashar atau menundukkan pandangan pun mesti diterapkan dengan baik oleh para istri. Bukan hanya menjaga pandangan dari melihat kelebihan-kelebihan rezqi yang Allah anugrahkan pada kehidupan teman-temannya yang bisa bikin ngiri dan mengeluh, tapi juga menundukkan pandangan dari fisik lelaki lain meski dia itu seorang artis yang digandrungi dan diidolakan banyak orang. Cukuplah si cinta orang tertampan dalam pandangan dan hati kita, gak usah nglirik yg lain...hehehe. (terinspirasi dari seorang teman yg mengidolakan seorang aktor apa boyband yah.. dan ternyata suaminya cemburu)

Agar kita bisa qana'ah, saling mengingatkan untuk belajar sabar dan ikhlas itu penting. Apalagi dibarengi dengan ilmu-ilmu pendukungnya. Seperti misalnya, belajar manajemen keuangan rumah tangga, agar kita bisa mengatur rezqi dengan baik, supaya pemberian dari suami itu bisa cukup atau bahkan bersisa. Yang utama, sih..menjaga keimanan pada Allah, bahwa Allah telah menetapkan rezqi untuk kita, gak mungkin ketuker-tuker. Tugas kita hanya menyempurnakan ikhtiar, berdoa, lalu bersabar.

Itu saja yang bisa aku tulis sebagai bahan renunganku pribadi dalam menggapai predikat wonderful wife bagi suamiku, sekaligus tulisan yang aku ikut sertakan dalam acara Give Away Wonderful Wife by: mba Ida Nur Laila.

Semoga Allah berkenan memperbaiki apa-apa yang belum baik dalam diriku ini, dan menjaga semangatku untuk menjadi wonderful wife.









Selasa, 25 Februari 2014

Lima Bungkusan Dari Galaksi Pungky

Ini pertama kalinya aku merasa penasaran sama seseorang yang belum aku kenal dan belum aku temui. Di sebuah grup di FB, yaitu kumpulan emak-emak blogger, terpampang namanya: Pungky Prayitno. Namanya sih biasa saja, namun batinku yang sok tau berbicara bahwa si empunya nama ini pastilah orang jawa. Siapa sih dia? Namanya banyak disebut oleh banyak orang. Apalagi di grup tersebut sedang ramai pemilihan Srikandi Blogger. Aku anggota baru, belum mengerti dan masih menyesuaikan diri, hanya sibuk mengamati.

Beberapa waktu aku hanya menyimak tulisan, postingan, komentar orang. Nama Pungky Prayitno lagi-lagi eksis, seakan mataku tak luput dari nama itu. Komen orang tentangnya lucu-lucu, Eh...siapa sih dia??? Banyak orang menuliskan artikel tentangnya. Wah, siapa sih Pungky ini? Orang penting ya? Apa dia artis pendatang baru? Maklum aku dan suamiku udah sepakat ngga miara TV di rumah kami, jadi segala macam berita infotemen di TV udah pasti ketinggalan (eh emang sengaja ditinggalkan).

Sebelom gugling namanya, aku baca artikel ngocol tentang si Pungky ini dari blognya seorang anggota KEB (dan aku lupa blog siapa itu...hehe) sampe tuntas. Baru ngeh kalo ternyata si Pungky ini lagi ngadain give away di blognya. Jiaaahh...pantes aja dia terkenal dan banyak orang menuliskannya di blog mereka, kan GAnya mesti nulis tentang GALAKSI PUNGKY...hahaha...eh tapi ternyata dia memang udah terkenal sebagai penulis dan kontributor di beberapa media, bahkan ada yang bilang pernah ikutan stand up comedy..??? jadi pengen nonton deh, ada videonya gak ya? Halah...aku aja yang memang gak begaol kali yee..*tepok jidat*

Ya udah, aku ikutan aja nulis tentang Pungky, sapa tau salah satu hadiah bukunya Peri-Peri Bersayap Pelangi atau salah satu Kaosnya mampir ke rumahku. Hahaha...ngarep.

Tapi mesti cerita apa ya tentang Pungky? Aku belom kenal dia. Ya udah aku buka blognya lagi, dan ternyata Pungky yang sering dipanggil "MAK" juga di KEB ini belom lah emak-emak. LIhat fotonya dengan bergaya pakai crown lebih mirip anak abege narsis..masih muda amad untuk ukuran emak dengan segudang prestasi.

Dari beberapa artikel yang ditulis Pungky yang sudah aku baca... Kayaknya banyak hal yang aku sadari. Setidaknya ada lima bungkusan yang bisa aku dapat. Dan Bungkusan pertama yang paling aku sesalkan adalah: Pungky ini telah menyadarkanku bahwa aku udah TUA. Tuh kan bener, baru 23tahun..Hah? Angka 23 yang sudah aku lewatkan hampir sepuluh tahun lalu. Aku jadi mikir, di angka itu, aku lagi ngapain yah? *hmmmmmm....mmmm...mmmm...jadi melamun*

Bungkusan kedua, Pungky udah membangkitkan kembali rasa kangenku tuk kembali menarikan jemari di atas keyboard tanpa ragu dan penuh percaya diri. Lihat catatan Pungky dengan gaya yang natural, mengalir, nyablak, tapi tetap berisi, entah bagaimana membuatku merasa lebih legaaaa...

Bungkusan  ketiga, Pungky membuatku makin terpacu tuk belajar lewat tulisannya yang menginspirasi. Biar kata udah tuir gini, kayaknya ngga pernah ada kata terlambat tuk memulai sebuah kebaikan, sebuah aktivitas positif, meski itu hanya menulis curhat unek-unek hal segalarupa dalam blog sederhana ini.

Bungkusan  keempat, Pungky udah mengguratkan satu warna lain di hidupku. Disadari atau tidak, kini Pungky udah jadi bintang tamu dalam beberapa episode kehidupanku. Chit-chat di grup, bersapaan denganmu, walau hanya saling tag atau mention tanpa sadar kita menjalin sebuah ikatan pertemanan yang unik. Juga dengan ikut GA ini, aku menulis tentangmu dengan cara sok tau. Hehe...makin terkenal aja kau Dek...eh mak...

Bungkusan  kelima, Pungky bikin aku sedikit kaget. Ternyata "MahMud" (pinjem julukan dari Mak Menz MeNick) ini udah jadi emak-emak...hihihi...kirain hoax. Ternyata udah punya anak berusia 16 bulan. Tambah salut deh, dengan posisi sebagai emak untuk anaknya, masih terus berkarya disela kesibukan yang ada. Mantap Mak...!!! Oya gut lak buat pemilihan Srikandi Bloggernya. Aku suka videomu...dan tulisanmu itu keren!

Nah gitu aja yang ada dalam benakku tentang Galaksi Pungky. Ayok teman-teman, nulis tentang si Pungky yuk... Kejar hadiahnya...hahaha...Emak GA Hunter nih...