Tampilkan postingan dengan label kuah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 04 Maret 2014

Tom Yum Iga Sapi ala Maryam

Pertama kali aku makan tom yum ituuu...di hajatan pernikahan ponakannya suami. Saat itu aku gak ngerti makanan macam apa Tom Yum itu, lantas karena penasaran, aku ikut mengantri di barisan yang sudah memanjang. Alhamdulillah dapet juga semangkuk sup hangat bernama Tom Yum itu. Aneh, itu kata-kata pertamaku setelah mencicipi sup yang rasanya asin agak-agak asam dan pedas. Tapi setelah agak lama diicip-icip, rasanya enak juga. Potongan udang, cumi, bakso ikan, jamur, dan beberapa sayuran yg gak aku ingat, bikin aku semangat makan. Pengen nambah lagi, tapi males ngantrinya...hehe.

Itulah pengalamanku makan Tom Yum untuk pertama kalinya, sekitar 6 tahun yang lalu...

Sejak hajatan ponakan suamiku itu, aku makin penasaran sama sop Tom Yum. Hampir kesana-kemari aku cari makanan ini, memang jarang banget ditemukan. Apakah karena dia makanan khas negeri tetangga (Thailand), jadi terkenalnya di Thailand aja? Pernah aku diajak ke sebuah resto cafe di daerah Bandung, ada menu sop Tom Yum ini, akan tetapi....rasanya beda jauuuhhhh....dari sop Tom Yum yang pertama aku makan itu. Huwaaa....rasa kangenku sama Tom Yum ini makin menjadi saja.

Suamiku bilang, "Kenapa Miw ngga coba buat aja sendiri sop Tom Yum nya?"
"Jiaah, ummi gak tau cara n bahan-bahannya...Biw", kilahku. Padahal males juga, coz enaknya langsung makan aja, hehehe. Dasar istri pamalesan!!! Jangan ditiru yah.

Tapi berhubung penasaraaaaaan banget, dan memang pengeeeeeeeennn banget, akhirnya aku gugling juga cari resep Tom Yum ini. Alhamdulillah dapet video di Mbak YuTub, resep asli dari chef asli Thailand. Dia bikin chicken Tom Yum dengan kuah bening. Nah loh, sop Tum Yum yang aku icip 6 tahun lalu itu, kuahnya coklat kemerahan. rasanya sama ngga yaaa??? hiks...ta coba dlu deh. Paling merah itu dari cabe kan? Tinggal dimodifikasi aja dikit dah. Jiah, apa kalo udah dimodif namanya masih Tom Yum yah?

Chicken Tom Yum, buatan Chef Da Thailand

Aku tadi belanja ke warung buat bikin sop ini tapi sayang banyak yang ngga ada...euy. Kalo gitu aku bikin sop Tom Yum seadanya aja, ala Maryam...hahaha...sakarepku dah! Gasah protes ya, dapur, dapur gua, yg belanja gua, yang masak gua, yang makan gua...suka-suka gua aja dah...

Berdasarkan resep dari Chef Da, bahan yang dibutuhkan untuk bikin Chicken Tom Yum adalah:
  • Tentu saja ayam, karena gak ada, aku ganti sama daging iga beserta tetelannya
  • Jamur, aku pakai jamur merang aja
Bumbunya itu yang banyak, diantaranya:
  • Lemongrass or serai, 2 gagang cukup dah, dikeprek aja
  • Daun jeruk, sekitar 5-7 lembar
  • Laos, sekitar 3cm diiris
  • Jeruk Lemon, satu buah yang besar (ngga ada euy, apa ganti pake asem jawa yah?)
  • Cabe rawit, sesuka hati
  • Tomat, 1 buah
  • Bawang Bombay, 1 buah
  • Cilantro itu daun ketumbar ya? ngga ada, nanti aku ganti seledri aja kali yah?
  • Daun bawang, dua kuntum cukup kali yah?
  • Paprika, ngga ada...aku ganti cabe merah ulek aja 3 buah
  • Saus ikan, aku skip. males nyari
  • Cuka (kalo nanti keasinan), ngga punya...diusahakan ngga keasinan.
Saat lihat dia bikin sup ini, aku gak lihat dia pakai garam...apa saus ikan udah cukup asin? kayaknya aku akan pakai garam saja.

Caranya:
Rebus air kaldu (kalo ngga ada kaldu, kata Chef Da, boleh pakai air biasa. Lalu masukkan serai, daun jeruk dan laos sampai wangi dan mendidih. Lalu masukkan daging. Setelah mendidih lagi, masukkan cabe rawit tumbuk sedikit-sedikit aja, lalu cicipi dulu, kalo gak suka terlalu pedes, kasih cabe rawit tumbuknya dikit aja. Lalu masukkan perasan jeruk Nipis, dua setengah sendok saus ikan, jamur, paprika, kemudian bawang bombay. Tomat Bawang daun dan cilantro dimasukin paling belakangan biar ngga terlalu layu.

Okeh, sip....kalo aku ini hasilnya

Tom Yum Iga Sapi

Kata Chef Da, boleh pakai susu atau santan kuahnya, aku ngga pakai. Rasanya udah pas, tapi keaseman kayaknya...hiksss....Jeruk lemonnya cukup setengah buah aja...

Selamat makaaannn...!!!! Jangan lupa baca bismillaah dulu yah.


@Drim Hill, 5 Maret 2014
“Ya Allah, perbaikilah agamaku untukku yang ia merupakan benteng pelindung bagi urusanku. Dan perbaikilah duniaku untukku, yang ia menjadi tempat hidupku. Serta perbaikilah akhiratku yang ia menjadi tempat kembaliku. Jadikanlah kehidupan ini sebagai tambahan bagiku dalam setiap kebaikan, serta jadikanlah kematian sebagai kebebasan bagiku dari segala kejahatan.” (HR. Muslim no. 2720 dari Abu Hurairah)




Senin, 09 September 2013

Sop Udang Sayuran

Excited banget hari ini karena pagi ini Mamang penjual ikan menyisihkan setengah kilo udang lobster air tawar untukku. Berhubung teringat ibu yang sedang dalam masa penyembuhan sakit tifus, jadinya kuborong sisa sebungkus udang yang tergeletak di keranjang. Dengan cukup membayar 50 ribu rupiah, ku tenteng dua bungkusan udang berisi masing-masing setengah kilo itu ke rumah.



Berhubung masih hidup, udang-udang itu aku taruh dalam wadah berisi air. Udang yang terendam sempurna tak akan kabur, berbeda dbila diberi air sedikit (macak-macak), kalau tempatnya rendah, dia bisa memanjatnya. Nah ini yang terjadi kalau kita tak benar menyimpannya. Semua udang berlarian di kamar mandi saat kutinggal beres-beres di pojokan depan.



Sebel bangeeett...saat menangkap mereka, ada satu udang yang mencapit tanganku. Rasanya lumayan sakit. Pengen nangis rasanya...ihikss... Aku kurang hati-hati tadi. Seharusnya cara memegang udang yang baik adalah dengan cara memegang bagian punggung kepalanya, jadi kalau dia meronta, capitnya yang besar itu ngga akan mengenai tangan kita. Tadi aku malah memegang antenanya. Karena tenaganya cukup kuat, dia berhasil menggerakkan badannya dan capitnya meraih telapak tanganku sebelum akhirnya antenanya putus.


Ini kali kedua aku membeli udang lobster air tawar. Dulu aku memasaknya dengan resep mengarang indah. Ceritanya dimasak Asam Manis. Tapi tak terasa asam karena memang aku tak menambahkan cuka atau nanas di dalamnya.

Kali ini, aku memasaknya menjadi sayur sup. Karena aku memasaknya untuk ibu yang sedang pemulihan, maka dalam resep ini aku tak menambahkan merica. Bagi penderita tifus, memang sebaiknya dihindari makanan yang pedas, karena itulah dalam masakanku sementara tak ditambahkan cabai, rawit, atau merica yang bercitarasa pedas.

Oke, kita mulai tuliskan resepnya ya...

Bahan:
Udang lobster ukuran kecil (sekitar sebesar telunjuk bapak-bapak yg gendut) 20ekor
3 buah wortel dipotong-potong
1 kuntum brokoli ukuran sedang

Bumbu:
3 siung bawang merah iris
2 siung bawang putih cincang
1/2 buah bawang bombay cincang
1 tangkai daun bawang iris memanjang
3 tangkai daun seledri
1 buah tomat
garam secukupnya
gula putih sedikit saja biar gurih.
(merica saya skip, tapi biar enak sih, mending tambahkan merica yang banyak...hehe)

Caranya:

  • Rebus air dalam panci hingga mendidih. Lalu masukkan bawang bombay, bawang merah, bawang putih, bawang daun, dan seledri hingga layu dan beraroma. (Bisa juga ditumis dulu dengan sedikit minyak. Tapi bagi yang mau makanan lebih sehat, cara rebusan ini lebih baik karena kita menghindari minyak ^^)
  • Setelah mendidih, masukkan wortel lalu beri garam secukupnya. Setelah empuk, masukkan udang dan brokoli. Icip-icip, kalau terasa asin, tambahkan gula pasir sedikit agar lebih gurih. Oya tomat dimasukkan terakhir biar lebih segar.
Ini dia hasil akhirnya...jreng...jreng...

Payah, aku lupa memasukkan tomatnya..... >__<

Silakan dicoba di dapur masing-masing. Resepnya mudah kan? Semoga ibu suka masakanku...dan semoga blio segera sehat. Doakan ya teman-teman...


9 September 2013
@Istana Maryam