Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Seni. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Februari 2014

Amplop Dari Kertas Bekas

Kemarin aku sibuk bebenah rumah yang udah mirip kayak kapal pecah. Padahal sebelumnya sudah aku rapikan lho. Tapi tetep aja masih terlihat seperti gudang. Aku sadar, semua salahku. Aku hobby banget sih menumpuk beberapa barang bekas. Dan meskipun aku sudah memiliki rak buku, tapi rasannya selalu saja ngga pernah cukup. Pengen beli rak buku lagi...hehe. Ah, mungkin saatnya aku punya rumah yang ada perpustakaannya dan ruangan khusus buat nge-BENGKEL.

Di antara sudut ruangan di dalam rumahku, ada satu sudut yang selalu berantakan, yups...itu bengkel kreativitasku. Di sana ada banyak barang-barang bekas yang dibuang sayang. Salah satu barang yang senang aku kumpulkan adalah kertas bekas, entah itu kertas kado bekas pembungkus paketan dan bikin gift box, kertas bekas undangan, kertas dari box pembungkus makanan dan kosmetik, dan lain-lain.

Nah, supaya kertas itu ngga langsung dibuang, aku memperpanjang daya gunanya dengan menyulap mereka menjadi sesuatu yang lebih manfaat. Yang kepikiran sih, cuman bikin amplop...hehehe. Ini dia salah satu hasilnya...


Adakah kertas kado yang lebarnya tanggung seperti ini di rumah teman-teman? 


Jangan buru-buru dibuang ya. Kita bisa bikin amplop lucu dari serpihan kertas kado ini. Bikin amplop itu gampang banget teman. Aku punya cara cepat tanpa harus mengukur-ukur dengan penggaris. cukup sediakan pisau cutter, lem kertas, dan gunting.

Pertama-tama, sediakan selembar kertas dengan ukuran bebas. Jika amplop yang ingin dihasilkan berbentuk persegi panjang, kertas kado yang disiapkan baiknya berbentuk kotak. Namun jika ingin menghasilkan amplop berbentuk persegi,, siapkan kertas berbentuk persegi panjang.

Kemudian lipat menjadi dua bagian, dan lebihkan sekitar 0,5 cm untuk lipatan.


 Lipatan sisa kertas selebar 0,5 cm tadi seperti gambar di bawah ini. Kemudian lem dengan menggunakan lem kertas secukupnya (tipis-tipis).

Jika sudah di lem, hasilnya seperti ini.


Setelah itu kita gunting ujung-ujungnya seperti gambar di bawah ini.
 Kemudian lipat.
 Dengan menggunakan pisau cutter, potong salah satu bagian kertas yang dilipat tadi. Bagian lainnya dilipat dan dilem. Lakukan hal yang sama pada bagian ujung amplop, tapi ingat, untuk bagian atas, jangan di lem yaa ^^

Amplop pun sudah jadi, dan kita bisa menghiasnya dengan sesuka hati. Di bawah ini aku menggunakan kertas Kokoru untuk membuat bingkai semacam frame foto untuk menghias amplopnya. kalau teman-teman ngga punya kertas Kokoru, bisa juga dihias dengan kertas lainnya.

Ini dia amplop yang aku buat. Cepat kok prosesnya. dan ukurannya pun macam-macam.

Amplop ini bisa digunakan untuk tempat uang (angpao), bisa juga untuk membungkus kartu ucapan, Atau apapun fungsinya sesuai dengan keinginan kita. Oya bisa juga kita tuliskan sebuah puisi di secarik kertas dan kita sisipkan amplopnya dalam saku kemeja suami tercinta. Dijamin tambah lengket deh...^^

Selamat mencoba ya teman...

Sabtu, 07 September 2013

Tas Rajut Benang Plastik Daur Ulang

Hari Minggu yang cerah ini kujalani seorang diri, di istana mungilku tanpa kehadiran Abiw yang biasanya selalu membuat suasana menjadi begitu meriah. Abiw pergi ke Jakarta mengikuti sebuah seminar "Billionaire Attitude" sejak Sabtu kemarin. Sebenarnya Abiw sudah mengajakku turut serta. Tapi rasanya tubuhku tak sanggup melakukan perjalanan itu, jadi terpaksa aku menolaknya. Lebih baik aku tinggal di rumah saja dan membereskan rumah yang sempat tak terurus beberapa hari terakhir karena fokusku terbagi di tempat lain. Ya, sudah hampir dua minggu ibuku sakit tifus. Dua hari ini ibu sudah bisa kutinggalkan. Aku hanya datang berkunjung bila hendak memasak sayur untuknya.

Minggu ini alhamdulillaah aku bisa bangun lebih pagi tuk mencuci dan menjemur pakaian. Maklum, tempat jemuran biasa dipakai seluruh tetangga. Jadi aku mesti lebih pagi supaya mendapat jatah tempat ^^. Tadinya setelah menjemur pakaian, aku berencana pergi kajian. Tapi niat itu kuurungkan karena pinggangku sakit. Kuputuskan untuk bebenah rumah saja, biar nanti Abiw pulang suasana sudah nyaman dan rapi sehingga Abiw bisa beristirahat dengan baik sepulangnya nanti.

Masya Allah... Kagetnya aku, ternyata di rumahku yang tak seberapa besar ini banyak sekali benda-benda yang tercecer di pojokan depan dan belakang. Ternyata aku tukang sampah..!!! *nangis buaya...hahaha, pura-puraaa...* Setelah aku kumpulkan, ternyata ada beberapa box bekas dan setumpuk plastik kresek bekas belanjaan dari beberapa supermarket. Kondisi plastik itu masih cukup bagus walau agak berdebu. Sebagian ada yang dikuwel-kuwel, ada juga yang sudah aku lipat rapi.



Apa yang akan kulakukan dengan box dan plastik bekas itu? AHA...aku berencana membuat box unyu-unyu dari box bekas itu supaya lebih memiliki nilai guna. Dan plastik-plastik ituuu....aku ingin mebuat plastic yarn dan merajutnya menjadi tas belanja. Supaya setiap kali aku berbelanja ke warung, mereka tak usah membungkus barang-barang itu dengan plastik yang mereka sediakan. Go Green dong... Semangat Reuse, Reduce, dan Recycle.

*OOT: Ini salah satu contoh box unyu dari kotak bekas kosmetik.


Untuk membuat tas belanja dari plastik ini, tentunya kantung kresek ini mesti disulap dulu jadi plastic yarn. Setelah googling dan mempraktekkan tutorialnya, alhamdulillaah aku berhasil mengumpulkan satu gulungan plastik yang siap dirajut.

Aku akan menuliskan lagi secara sederhana tutorial bagaimana membuat plastic yarn disini agar teman-teman bisa mempraktekkannya juga. Sebelum membuat plastic yarn ini, ada baiknya teman-teman kumpulkan plastik kresek yang ada, lalu sortir berdasarkan warna, jenis, dan ukurannya.

Jadi, inilah langkah-langkahnya.

  • Ambil sebuah kantung kresek dan rapikan. Lalu gunting bagian bawah kresek dan bagian handle atau pegangannya.

  • Lipat menjadi beberapa lipatan, sisakan sekitar 2 cm di bagian ujungnya kemudian gunting seperti yang terlihat pada gambar dengan jarak 3cm.

Nah setelah dibeberkan, hasilnya seperti ini:

  • Gunting secara diagonal di bagian yang sudah disisakan selebar 2 cm tadi. 
Gunakan double tip untuk menyambung bagian ujung plastik satu dengan lainnya.

  • Plastik siap digulung dan digunakan.

Setelah membuat plastic yarn dari 5 buah kantung kresek, aku merajutnya dan berharap menjadi tas belanja. Tapi sepertinya aku masih membutuhkan banyak kantung plastik lagi tuk menyelesaikan tas ini.


Yuk coba buat...??? Have a nice Sunday, I hope you can enjoy it. ^^