Tampilkan postingan dengan label Rajutan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rajutan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Oktober 2017

Donat di Balik Layar

Bismillah,

Sebelom aku mati Mak, pingin banget nelorin satu buku saja yang bisa bikin hatiku seneng. Secara sejak aku masih muda belia, cantik kinyis-kinyis, aku bercita-cita pingin jadi penulis. Kayaknya keren aja gitu jadi penulis, yang kemana-mana bawa laptop warna pink atau ungu, ngetik-ngetik di bawah pohon rindang, sambil merasakan hembusan angin yang lembut mengibar-ngibarkan ujung kerudungku. Dengan mata yang kadang tak fokus pada layar, mungkin sesekali memandang sekeliling tuk sekedar memperhatikan anak yang berlarian di taman bermain, atau tukang es krim yang diserbu pembelinya. Sambil membetulkan kacamata tebalku, kubiarkan tangan kananku meraih gelas kertas berisi kopi latte yang mulai dingin. Lalu lanjut mengalirkan ide-ide lagi.

Meski aku ngga bisa jadi seorang penulis keren seperti yang aku idamkan, tak mengapa lah, sekarang pun aku cukup bersyukur bisa ngetik di atas kasur, dengan laptop biruku yang jadul hadiah suami tercintaku beberapa tahun yang lalu.

Kalau dulu aku ingin menulis sebuah novel fiksi dan dokumenter, sepertinya sekarang otak ini sudah berisi dengan banyak hal tentang benang. Hobbi yang sempat membuatku selamat dari tragedi hati. Tsaaahhh...lebayyy...hahaha. tapi bener mak, merajut itu bikin pikiranku fokus pada satu titik tertentu yang bersifat positif. Selain bikin bahagia juga menghasilkan uang. Nah ini yang paling dinanti kan yah?

Alhamdulillaah nih, dari segala sumber yang pernah aku cobain, aku nemu pola donat ini mak. aslinya...hasilnya itu memuaskan banget. Alhamdulillaah juga, aku dapetin order donat ini untuk souvenir oarang yang mau berangkat ke tanah suci tahun depan.


Aku akan bagi polanya disini lah. Lumayan kan buat emak-emak yang survive saat jatah dari suami udah menipis...hahaha. Hasil jadinya aku jual 15rebu per pcs. Kalo beli banyak tentu saja ada diskonan dong..

Ini bahan-bahan yang perlu kita siapin Mak, sebelom rajut.
  • Benang katun warna cream untuk donat dan biru untuk toppingnya
  • Hakpen 4mm 
  • Dakron untuk isian donat
  • Gantungan kunci
  • Pita ukuran 0.5 cm sepanjang 5 cm simpul mati ujungnya.
  • Gunting
  • Jarum tapestry
Pola yang digunakan dalam pembuatan donat ini hanya tusuk tunggal atau single crochet (sc yang diberi simbol dengan huruf x), increase yang diberi simbol huruf v, Mak. Mudah banget lah pokoknya...insyaAllah.

Oke kita mulai yah :)
Diawali dengan bismillah dan bikin rantai atau chain (CH) sebanyak 15 buah dan kemudian satukan kedua ujungnya dengan slip stitch. Jadi membentuk lingkaran. Untuk selanjutnya aku gunakan satuan angka untuk menuliskan pola berikutnya ya.

1. x all (15)
2. (2x, v) ulang (20)
3. (3x, v) ulang (25)
4. (4x, v) ulang (30)
5. (5x, v) ulang (35)
6-7. x all (35)
Sisakan tali yang agak panjang untuk menjahit, sebelum mengguntingnya.
Buat pola di atas dua kali dengan menggunakan benang cream dan biru ya..atau warna apapun sesuka kita deh :)

Kalau sudah selesai bikin kedua bagian, donatnya sudah mulai bisa dibentuk. dengan cara menjahit kedua bagian tersebut. Dimulai dengan menjait bagian tengahnya (yang nantinya akan menjadi lubang tengah si Donat. Kemudian disusul menjahit pinggirannya. 

Harap diingat, sebelum semua terjahit, jangan lupa isi donatnya dengan dakron Mak. dan jahit pula pita yang telah di simpul mati tadi ke bagian pinggiran donat. Kalau sudah selesai, pasang gantungan kunci dengan bantuan tang kecil. Woohhh...aku lupa nulis tang kecil ini di atas yak? Maap... maap...hehehe

Nah sudah jadi deh, Gantungan donatnya.


Terserah mau dijual apa buat dijadikan koleksi dan hadiah.. Yang jelas, Donat ini ngga bisa dimakan ya Mak... hahaha...bagus buat diettt lah pokoknya.

Sip..sip dah. Selamat mencoba ya Mak. Jangan lupa kalo sudah bikin donatnya, kirimi aye fotonya loh. Sharing is caring kan yee... ^_^ 
Like juga fans Page Momet Gift yang ada di pinggir kanan web ini yaa *kiss...kiss...*

Sekian dulu untuk hari ini. Aye mu lanjut rajut insyaAllah.
Illa liqaa...









Senin, 30 Desember 2013

Baby Shoes Ballerina

Masya Allah, udah beberapa hari ini aku mulai merasa jenuh dengan project Boneka Maryam dan kaos flannelku. Alhamdulillaah mereka tingga dikit lagi, dan tinggal finishing. Nah tadi di FB Mba Novi share pola sepatu dari link ini: http://www.aheys.com/knittingdanprojeksaya/free-crochet-pattern-ballerina-baby-booties-by-daknit-designs/

InsyaAllah gratis polanya, namun jika mau copas sebaiknya memperhatikan sumber aslinya...yaa..sebagai wujud penghargaan kita sama si empunya pola.

Eh mudah dan cepat juga lho bikinnya. Ngga sampe satu jam udah kelar aja. Mungkin karena memang sepatunya juga kecil, maklum ini sepatu bayi. Panjangnya hanya 10 cm saja. Maryam pakai hook no 4mm dan benang katun. Kalo pengen lebih besar ukurannya, bisa dengan mengganti benang dengan ply lebih besar atau mendobel benang dan merajut dengan hook dengan nomor yang lebih besar. Untuk ukuran dewasa kayaknya jumlah chain atau rantainya dan row/barisnya bisa ditambah. Suka hati kita lah, yang penting jangan bosan tuk mencoba dan memodifikasi pola. *nasihat dari tukang ngarang pola...wkwkwkw*

Baby Shoes Ballerina buatan Maryam, with small white roses ^^


Di link asli pakai bahasa Inggris. Nah untuk memudahkan, Maryam mau coba menerjemahkannya ke dalam bahasa kita tercinta...Indonesia...hehe. Di dalam pembuatan sepatu ini ternyata hanya menggunakan dua jenis tusukan, yaitu double crochet dan half double crochet. Mudah kan? ^^

Pertama, kita buat chain atau rantai dulu sebanyak 23ch. Lalu di rantai ke-4, kita buat dc. Setelah itu lanjutkan hingga di ujung. Nah di rantai terakhir kita buat 6 dc lalu lanjutkan dc di setiap lubang yang berlawanan arah, dan di akhir tusukan (stitch) lakukan 2 dc dalam satu lubang, lalu satukan (slip stitch)

Di putaran ke dua, lakukan 3 rantai (ini dihitung sebagai 1 dc). Dan di lubang yang sama, lakukan 1 dc. Setelah itu lakukan masing-masing 1 dc dalam 18 lubang berikutnya. Setelah itu 2 dc dalam setiap lubang sebanyak 6 kali. Setelah itu 18 dc lagi, dan di satu lubang terakhir, lakukan 2dc dalam satu lubang.

Di putaran ke tiga, lakukan 3 rantai lagi, dan di lubang yang sama, lakukan 1 dc (seperti langkah di atas). Setelah itu lakukan masing-masing 1 dc dalam 22 lubang berikutnya. Setelah itu 2 dc dalam setiap lubang sebanyak 8 kali. Setelah itu 22dc lagi, dan di satu lubang terakhir lakukan 2 dc dalam satu lubang.

Putaran ke empat, lakukan satu dc dalam setiap lubang.

Putaran ke lima, ini merupakan putaran untuk membentuk sepatu. Lakukan 3 rantai lalu 13 dc di lubang berikutnya. Kemudian lakukan 18 kali "dc together". Kalo di terjemahkan dalam bahasa Indonesia apa yah? Ini merupakan pengurangan atau 2 dc disatukan jadi satu tusukan. Setelah 18 kali dc yang disatukan itu, lakukan 14 dc di tiap lubang yang tersisa. InsyaAllah udah kelihatan bentuk sepatunya.

Putaran terakhir, lakukan 2ch, lalu dalam setiap tusukan lakukan hdc (half double crochet). Lalu matikan tusukan. Terakhir, sembunyikan benang yang kita gunting dalam sela-sela tusukan.

Hasil akhirnya aku tambahkan karet elastik putih,
biar pas dipakai sama bayi ngga mudah copot-copot


Alhamdulillaah, sepatunya siap dihias dengan bunga, pita atau apapun sesuai kreasi dan imajinasi kita.

Moga bermanfaat ya...dan mudah-mudahan hasil terjemahanku ini dapat dimengerti. Kalo ada pola atau hitungan yang salah, kabari Maryam ya...nanti kita perbaiki sama-sama ^^


31 Desember 2013
@Drim Hill...bukit impian...

Senin, 23 Desember 2013

My Very First Baby Dress

Sebelomnya Maryam ucapkan jazaakillah khairan untuk sahabat yang sudah pesan baby dress dariku. Dengan begitu blio sudah memberi kesempatan buat Maryam untuk belajar bikin baby dress ini.

Ada banyak kisah di balik pembuatan baby dress ini. Mulai dari bongkar-rajut sebanyak puluhan kali saat mencari rumusan pola yang tepat, hingga beberapa insiden yang menguras air mata. Tapi alhamdulillaah semua rasa sedih dan kesulitan itu terbayar saat melihat hasil jadinya.

Polanya Maryam dapat saat googling di inet. Linknya lupa lagi, coz ga di save. Kalo ada waktu luang nanti Maryam coba tuliskan disini. sekarang mau numpang narsis dulu deh...

Baby dress, hat and shoes buatan Maryam ^^

Ini bajunya terbuat dari benang katun lokal kualitas baik. InsyaAllah lembut buat kulit bayi. Hanya aja memang agak berat karena keseluruhan baju membutuhkan 4 atau 5 gulung ya...lupa. 

Kalo ditanya, "maryam mau nerima orderan baju lagi?" aku mungkin akan menjawab: untuk saat ini ngga dulu deh...soale ternyata bikin baju bayi sesuai ukuran yang diinginkan itu repot pas bikin rumusnya. Masalah memperbesar dan memperkecil ukuran yang bikin aku bete, soale pola di inet itu belom tentu "PAS". Memodifikasinya yang sulit.

Tapi aku pengen nyoba buat sesuai dengan buku Jepang yang aku beli beberapa bulan lalu. Entah buat siapa. Pokoknya pengen banget bikin dan praktek dari buku itu. Ah...nanti proyek february deh. Sekarang aku mau fokus dulu selesaikan pesanan teman-teman.

Alhamdulillaah...makasih ya teman-teman untuk kepercayaannya dan kesempatannya sehingga maryam bisa belajar teruuuusss...

Selasa, 19 November 2013

Baby Shoes And Us

Masih tentang baby shoes...

Newborn and for 12 months...^^


Kayaknya aku kesengsem semua hal yang berkaitan dengan bayi. MaasyaAllah, rasanya seperti jatuh cinta tuk kedua kalinya setelah jatuh cinta dan membangunnya bersama Abiw. (prikitiiieeewww...pagi-pagi dah ngegombal aja...hahahaha...)

Setelah membuat topi dan baby shoes pesanan mba Sri, kok aku merasa sayaaaaang banget tuk menjualnya. Secara gitu loh, saat aku merajutnya, aku TOTAL banget. Sambil membisiki dzikir di sela-selanya (daripada ngelamun), sambil membayangkan wajah princess ciliknya mba Sri lagi senyum, pokoknya aku ngerjain SENENG ATI..daahhh...

Rose Baby Hat by Maryam


Apalagi kalo pas merajutnya di luar rumah lagi hujan deras...tak henti membisik "Rabbii hablii minash shaalihiin"...Ya Allah...anugrahkan pada kami keturunan dari golongan hambaMU yang shalih...aamiin...Allahumma Aamiin. 

Kapan yah, bisa buat baby shoes buat anakku sendiri? Kata-kata abiw selalu menghiburku, saat dia memujiku bahwa aku lebih dari pantas tuk jadi seorang ibu. Karena meski belum punya anak, rasa kasih sayangku telah tumbuh tuk mencintai anak-anak lainnya.. Abiw mengingatkanku pada kisah inspiratif ibunda ummul mukminin Aisyah Radhiyallaahu anha, yang Allah takdirkan tak memiliki anak, namun blio sudah berhasil mencetak generasi yang paling gemilang sepanjang sejarah..generasi yang kemudian menjadi ulama-ulama salafush shalih yang berjuang menegakkan kalimat tauhid di muka bumi ini. 

Thai Inooy...moga jadi anak shalih ya nak...^^

Wah, kalo mendengar abiw ngomong begitu, hati ini sedikit lebih baik. Yup, anak merupakan amanah dari Allah. Jika kita tak menjaga mereka dengan baik, malah akan menjadi fitnah/ujian bagi kedua orang tuanya dan ummat pada umumnya. Anak bukanlah syarat tuk masuk syurga. Bukan pula tolak ukur kebahagiaan bagi mereka yang telah membangun rumah tangga. Ada dan tiadanya mereka merupakan tanda-tanda kebesaran Allah... tergantung dari mana kita memandang dan bagaimana kita mensikapinya.

Namun sepanjang nafas ini masih ada, sebuah harapan tuk memiliki qurrata'ayun selalu ada. Asalkan jangan lepas dan bosan tuk menyisipkan doa itu dalam setiap sujud panjang kita. Tak ada yang dapat menolak segala sesuatu yang telah Allah takdirkan padanya..Dan Allah Maha Tau yang terbaik bagi hamba-hambanya.


20 November 2013 @Drim Hill Palace








Minggu, 17 November 2013

Baby Shoes Pertamaku Dengan Sol Busa

Sebelum tidur, pengen banget nulis sesuatu...tentang apa yah? Oh ya, aku mau cerita tentang sepatu rajut yang baru aku buat. Ini lain dengan sepatu rajut yang biasanya aku buat. Solnya lebih tebal dan memakai busa. Pembuatannya agak ribet tapi hasilnya lebih memuaskan.

Dengan Pita Pink Cantik ^^

Teknik pembuatan sepatunya sama aja dengan sepatu biasanya. Bikin sol, lalu merajut bagian pinggirnya. Hanya saja pembuatan sepatu kali ini aku membuat 4 sol. Jadi untuk membuat sebelah sepatu aku menggabungkan 2 sol dan menyisipkan busa ke dalamnya.

Bagian bawahnya pink


Untuk polanya, silakan googling saja dengan kata kunci "free baby shoes pattern" insyaAllah nanti keluar banyak pola gratis yang muncul.

Oya, waktu membuat sol ini, lebihkan satu sentimeter untuk menjahit bagian pinggirnya. Aku melakukan kesalahan fatal. sudah diukur panjang sol 10 cm, tapi hasil yang didapat hanya 9cm. Alhamdulillaah dari kesalahan ini aku mendapat banyak pembelajaran.

kecil amat yak...buat new born siy...


Hmm....yang penting: SEMANGAATTT... ^^


Kamis, 14 November 2013

Maryam Lagi Belajar Pola: Baby Boy Hat

Pesanan Ummu Yusuf

Alhamdulillaah, akhirnya jadi juga topi pesanan Ummu Yusuf. Setelah menggalau beberapa lama dengan pola topi yang belakangan aku tau itu namanya Cluster Hat. Beberapa kali coba gagal mulu. Aku mungkin kurang pintar berhitung, membaca pola, dan sedikit KONYOL. Yap, konyol banget karena sebetulnya aku sudah beberapa kali membuat topi serupa seperti ini tapi setiap mengulangnya, pasti riweuh lagi sama pola. Kekonyolan yang berawal dari rasa malas dalam menulis pola. Lha? gimana mau nulis pola, membaca pola saja aku sulit, dan sepertinyaa...teman-teman malu main denganku...*hahaha...jadi meleset ke iklan jaman dulu--->kalo temen-temen pembaca lahir dan mengalami masa kanak-kanak di era tahun 80'an kayaknya tau deh iklan layanan masyarakat ini...*

Back to my crochet project...

Kalo ngga salah pola topi ini aku dapatkan secara gratis di inet, sayang aku lupa menyimpan link'nya. Tapi ada topi yang udah jadi sebelumnya dan aku akhirnya mencontek dari pola topi terdahulu dengan cara menghitung langsung satu-satu dan meneliti topinya. Untunglah topinya lom aku kirim sama pelangganku..hihi...*maap yah Mba Ayu...jaketnya lom kelar*

Pesanan Mba Ayu


Biar ngga rempong, dan sekalian mau belajar nulis pola, jadi maryam coba tulisin deh polanya di sini. Mudah-mudahan dimengertos :D


  1. Dalam magic ring: ch 3, dc 15
  2. ch 3, dalam setiap stitch: *1 dc, ch** ulangi 15 kali
  3. ch 3, dc, ch1, lalu dalam setiap space berikutnya (lubang yang terbentuk oleh ch): *2dc, ch1** ulangi 15 kali.
  4. ch 3, 2 dc, ch1, lalu dalam setiap space berikutnya (lubang yang terbentuk oleh ch): *3dc, ch1** ulangi 15 kali. 
  5. ch 3, 2 dc, ch1, *lalu dalam space berikutnya: 3dc, ch1, 3dc, ch1. lalu dalam 3 space berikutnya: 3dc, ch1** ulangi 4kali, lalu dalam space berikutnya: 3dc, ch1, 3dc,  lalu dalam space terakhir: 3dc, ch1
  6. ch 3, 2 dc, ch1,  lalu dalam 2 space berikutnya: 3dc, ch1, *lalu dalam space berikutnya: 3dc, ch1, 3dc, ch1. lalu dalam 4 space berikutnya: 3dc, ch1** ulangi 4kali, lalu dalam space berikutnya: 3dc, ch1, 3dc,  lalu dalam space terakhir: 3dc, ch1
  7. ch 3, 2 dc, ch1, *3dc, ch1** ulangi 23 kali
  8. ch 3, 2 dc, ch1,  lalu dalam 3 space berikutnya: 3dc, ch1, *lalu dalam space berikutnya: 3dc, ch1, 3dc, ch1. lalu dalam 5 space berikutnya: 3dc, ch1** ulangi 4kali, lalu dalam space berikutnya: 3dc, ch1, 3dc,  lalu dalam space terakhir: 3dc, ch1
  9. ch 3, 2 dc, ch1, *3dc, ch1** ulangi 27 kali
  10. ch 3, 2 dc, ch1, *3dc, ch1** ulangi 27 kali
  11. ch 3, 2 dc, ch1,  lalu dalam 4 space berikutnya: 3dc, ch1, *lalu dalam space berikutnya: 3dc, ch1, 3dc, ch1. lalu dalam 6 space berikutnya: 3dc, ch1** ulangi 4kali, lalu dalam space berikutnya: 3dc, ch1, 3dc,  lalu dalam space terakhir: 3dc, ch1
  12. ch 3, 2 dc, ch1, *3dc, ch1** ulangi 31 kali
  13. lakukan hal yang sama sampe row ke 19
Lalu 6 row berikutnya pakai single crochet.

Untuk aplikasinya: gambar skuter, aku ngga yakin bisa jelasin dengan baik. soale banyak ganti warna. Hmm...tapi aku coba deh.

Langkah pertama: bikin ban atau Roda ke-1 (bagian depan)
  1. Dalam magic ring, buat 5 sc pakai benang biru muda, lalu ganti warna dengan biru tua, lakukan 5 sc lagi terus slip stitch. (10sc)
  2. ganti warna hitam: ch1, lalu 2sc dalam setiap lubang, lakukan 5 kali, ganti warna dengan biru tua lagi, dan lalukan hal yang sama: 2sc dalam 5 lubang terakhir. (20sc)
  3. ch 1, balik, 
  4. hadauuu....aye pusing....kumahanya ieu teh?? dipending dulu dah kalo pola skuternya mah...maap yah ^^ kalo kepala saya udah ngga ngebul nanti saya nulis lagi disini deh...insyaAllah..
Maaf sodara-sodara....kepalaku mendadak pusing...hahaha...mau istirahat dulu. Lieur gening bikin pola teh? Uyuhan itu penulis buku Crochet yah...masyaAllah...!!! Sigana palalinter CALISTUNG..!!! ^^

Ah jadi inget nilai matematika aku waktu SMA sempet doremi gitu deehhh. Padahal di SD dan SMP, matematika saya nyaris sempurna, 9-10 nilainya. Cita-cita juga pernah pengen jadi guru matematika, tapi malah nyasar ke jurusan bahasa linggis. Ah...disyukuri wae atuuhh... saya bisa belajar merajut oge berbekal bahasa linggis kan... InsyaAllah barakah lah... Hatur nuhun ka Ibu sareng Bapak, anu tos nguliahkeun sim kuring di Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Alhamdulillaah bekel ilmu na kaangge pisan...
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرًا
Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, serta berilah rahmat kepada keduanya, sebagaimana mereka mendidikku di waktu kecil.”

Sabtu, 07 September 2013

Tas Rajut Benang Plastik Daur Ulang

Hari Minggu yang cerah ini kujalani seorang diri, di istana mungilku tanpa kehadiran Abiw yang biasanya selalu membuat suasana menjadi begitu meriah. Abiw pergi ke Jakarta mengikuti sebuah seminar "Billionaire Attitude" sejak Sabtu kemarin. Sebenarnya Abiw sudah mengajakku turut serta. Tapi rasanya tubuhku tak sanggup melakukan perjalanan itu, jadi terpaksa aku menolaknya. Lebih baik aku tinggal di rumah saja dan membereskan rumah yang sempat tak terurus beberapa hari terakhir karena fokusku terbagi di tempat lain. Ya, sudah hampir dua minggu ibuku sakit tifus. Dua hari ini ibu sudah bisa kutinggalkan. Aku hanya datang berkunjung bila hendak memasak sayur untuknya.

Minggu ini alhamdulillaah aku bisa bangun lebih pagi tuk mencuci dan menjemur pakaian. Maklum, tempat jemuran biasa dipakai seluruh tetangga. Jadi aku mesti lebih pagi supaya mendapat jatah tempat ^^. Tadinya setelah menjemur pakaian, aku berencana pergi kajian. Tapi niat itu kuurungkan karena pinggangku sakit. Kuputuskan untuk bebenah rumah saja, biar nanti Abiw pulang suasana sudah nyaman dan rapi sehingga Abiw bisa beristirahat dengan baik sepulangnya nanti.

Masya Allah... Kagetnya aku, ternyata di rumahku yang tak seberapa besar ini banyak sekali benda-benda yang tercecer di pojokan depan dan belakang. Ternyata aku tukang sampah..!!! *nangis buaya...hahaha, pura-puraaa...* Setelah aku kumpulkan, ternyata ada beberapa box bekas dan setumpuk plastik kresek bekas belanjaan dari beberapa supermarket. Kondisi plastik itu masih cukup bagus walau agak berdebu. Sebagian ada yang dikuwel-kuwel, ada juga yang sudah aku lipat rapi.



Apa yang akan kulakukan dengan box dan plastik bekas itu? AHA...aku berencana membuat box unyu-unyu dari box bekas itu supaya lebih memiliki nilai guna. Dan plastik-plastik ituuu....aku ingin mebuat plastic yarn dan merajutnya menjadi tas belanja. Supaya setiap kali aku berbelanja ke warung, mereka tak usah membungkus barang-barang itu dengan plastik yang mereka sediakan. Go Green dong... Semangat Reuse, Reduce, dan Recycle.

*OOT: Ini salah satu contoh box unyu dari kotak bekas kosmetik.


Untuk membuat tas belanja dari plastik ini, tentunya kantung kresek ini mesti disulap dulu jadi plastic yarn. Setelah googling dan mempraktekkan tutorialnya, alhamdulillaah aku berhasil mengumpulkan satu gulungan plastik yang siap dirajut.

Aku akan menuliskan lagi secara sederhana tutorial bagaimana membuat plastic yarn disini agar teman-teman bisa mempraktekkannya juga. Sebelum membuat plastic yarn ini, ada baiknya teman-teman kumpulkan plastik kresek yang ada, lalu sortir berdasarkan warna, jenis, dan ukurannya.

Jadi, inilah langkah-langkahnya.

  • Ambil sebuah kantung kresek dan rapikan. Lalu gunting bagian bawah kresek dan bagian handle atau pegangannya.

  • Lipat menjadi beberapa lipatan, sisakan sekitar 2 cm di bagian ujungnya kemudian gunting seperti yang terlihat pada gambar dengan jarak 3cm.

Nah setelah dibeberkan, hasilnya seperti ini:

  • Gunting secara diagonal di bagian yang sudah disisakan selebar 2 cm tadi. 
Gunakan double tip untuk menyambung bagian ujung plastik satu dengan lainnya.

  • Plastik siap digulung dan digunakan.

Setelah membuat plastic yarn dari 5 buah kantung kresek, aku merajutnya dan berharap menjadi tas belanja. Tapi sepertinya aku masih membutuhkan banyak kantung plastik lagi tuk menyelesaikan tas ini.


Yuk coba buat...??? Have a nice Sunday, I hope you can enjoy it. ^^