Rabu, 19 Februari 2014

Minuman Hangat: Jahe Kismis

Beberapa waktu lalu, aku sering merasakan sakit di tulang kaki. Mungkin karena beberapa hari hujan masih menyapa langit Cimahi. Meskipun tak hujan, Matahari tampaknya enggan muncul ke permukaan. Mungkin awan kelabu yang selalu menghalanginya. Cuaca mendung dan seringkali udara dingin yang menusuk tulang masuk tanpa ijin melalui celah-celah ventilasi rumah kami. Membuat suhu udara dalam rumah mungil ini lebih terasa seperti di dalam kulkas. Sprei dan selimut di tempat tidur kami saja terasa dingin. Tidur pun mesti menggunakan kaos kaki tambahan. Ah...aku ngga kuat dengan cuaca dingin yang terlampau ekstrim ini.

Hingga aku sempat membuat status di FB kalo aku ngga tahan dingin dan merasakan sakit di tulang kakiku. Dan aku mendapat resep minuman dari mba Endah, yang katanya dapat menghangatkan tubuh serta insyaAllah mengurangi rasa sakit di tulang kakiku. Minuman berasal dari jahe ini kebetulan merupakan minuman favoritku. Sayang sekali suamiku ngga suka jahe. Jadi aku hanya dapat menikmatinya seorang diri.

Madunya enak lho... Beli di teh Dian Ummu Zaid ^^

Aku jadi teringat saat pertama kali mengikuti acara gathering bersama keluarga yang diadakan oleh perusahaan tempat suamiku bekerja beberapa tahun lalu. Kami menginap di Hotel Lembang. Saat panitia mengurusi check in dan pembagian kamar, kami menunggu di lobby dan beberapa pelayan hotel memberi welcome drink yang terbuat dari jahe. Rasanya tak terlupakan. Minuman hangat campuran antara rasa pedas, manis, dan segar serta wangi itu membuat lidahku terkesan. Saat itu aku hampir menghabiskan tiga gelas. Hehehe...

Berdasarkan resep dari mba Endah, jahe cukup diparut dan dicampur dengan madu serta jeruk nipis. Karena aku pengen bikin banyak, aku menciptakan resep sendiri aja. Lagi-lagi mengarang...antara takaran dan cara pembuatannya...hehe. yang penting enak...

Ini dia resep dan cara yang aku lakukan.

Jahe, bawang merah dan kencur yang udah mulai tumbuh tunas.

Bahan:
1 rimpang jahe ukuran besar
3 sendok makan madu
1 sendok kismis
2 gelas air

Caranya:
Parut jahe yang sudah dibersihkan terlebih dahulu, lalu rebus bersama 2 gelas air hingga mendidih. Saat akan dihidangkan, masukkan kismis ke dalam gelas, seduh dengan air jahe yang telah disaring, beri madu. Minuman pun siap dihidangkan.

Selain berkhasiat menghangatkan tubuh, jahe juga bermanfaat bagi ibu hamil untuk mengatasi morning sickness yang mengganggu. Jahe dapat mengurangi rasa mual, kismis dapat menambah kalori, serta madu sudah sangat jelas sekali manfaatnya untuk stamina tubuh.

Selamat mencoba ya...^^

Amplop Dari Kertas Bekas

Kemarin aku sibuk bebenah rumah yang udah mirip kayak kapal pecah. Padahal sebelumnya sudah aku rapikan lho. Tapi tetep aja masih terlihat seperti gudang. Aku sadar, semua salahku. Aku hobby banget sih menumpuk beberapa barang bekas. Dan meskipun aku sudah memiliki rak buku, tapi rasannya selalu saja ngga pernah cukup. Pengen beli rak buku lagi...hehe. Ah, mungkin saatnya aku punya rumah yang ada perpustakaannya dan ruangan khusus buat nge-BENGKEL.

Di antara sudut ruangan di dalam rumahku, ada satu sudut yang selalu berantakan, yups...itu bengkel kreativitasku. Di sana ada banyak barang-barang bekas yang dibuang sayang. Salah satu barang yang senang aku kumpulkan adalah kertas bekas, entah itu kertas kado bekas pembungkus paketan dan bikin gift box, kertas bekas undangan, kertas dari box pembungkus makanan dan kosmetik, dan lain-lain.

Nah, supaya kertas itu ngga langsung dibuang, aku memperpanjang daya gunanya dengan menyulap mereka menjadi sesuatu yang lebih manfaat. Yang kepikiran sih, cuman bikin amplop...hehehe. Ini dia salah satu hasilnya...


Adakah kertas kado yang lebarnya tanggung seperti ini di rumah teman-teman? 


Jangan buru-buru dibuang ya. Kita bisa bikin amplop lucu dari serpihan kertas kado ini. Bikin amplop itu gampang banget teman. Aku punya cara cepat tanpa harus mengukur-ukur dengan penggaris. cukup sediakan pisau cutter, lem kertas, dan gunting.

Pertama-tama, sediakan selembar kertas dengan ukuran bebas. Jika amplop yang ingin dihasilkan berbentuk persegi panjang, kertas kado yang disiapkan baiknya berbentuk kotak. Namun jika ingin menghasilkan amplop berbentuk persegi,, siapkan kertas berbentuk persegi panjang.

Kemudian lipat menjadi dua bagian, dan lebihkan sekitar 0,5 cm untuk lipatan.


 Lipatan sisa kertas selebar 0,5 cm tadi seperti gambar di bawah ini. Kemudian lem dengan menggunakan lem kertas secukupnya (tipis-tipis).

Jika sudah di lem, hasilnya seperti ini.


Setelah itu kita gunting ujung-ujungnya seperti gambar di bawah ini.
 Kemudian lipat.
 Dengan menggunakan pisau cutter, potong salah satu bagian kertas yang dilipat tadi. Bagian lainnya dilipat dan dilem. Lakukan hal yang sama pada bagian ujung amplop, tapi ingat, untuk bagian atas, jangan di lem yaa ^^

Amplop pun sudah jadi, dan kita bisa menghiasnya dengan sesuka hati. Di bawah ini aku menggunakan kertas Kokoru untuk membuat bingkai semacam frame foto untuk menghias amplopnya. kalau teman-teman ngga punya kertas Kokoru, bisa juga dihias dengan kertas lainnya.

Ini dia amplop yang aku buat. Cepat kok prosesnya. dan ukurannya pun macam-macam.

Amplop ini bisa digunakan untuk tempat uang (angpao), bisa juga untuk membungkus kartu ucapan, Atau apapun fungsinya sesuai dengan keinginan kita. Oya bisa juga kita tuliskan sebuah puisi di secarik kertas dan kita sisipkan amplopnya dalam saku kemeja suami tercinta. Dijamin tambah lengket deh...^^

Selamat mencoba ya teman...

Rabu, 12 Februari 2014

BB Untuk Krucil

Udah ngga asing lagi di telinga, kalo sekarang para ortu bisa lebih gaul dan anteng sama maenan gadgetnya daripada mengasuh anak-anaknya. Waktu jaman Blackberry lagi nge-trend banget, hampir semua orang anteng BB'an. Mungkin kalo para krucil bisa menyalurkan aspirasinya, mereka pengen unjuk rasa supaya ortunya berhenti BB'an dan mulai menemani mereka bermain. Hahaha...lebayyy...

Namun, ada juga pemandangan sebaliknya. Di sebuah masjid, banyak emak-emak yang begitu semangat menimba ilmu agama meski membawa pasukan krucilnya yang masih balita, bahkan masih bayi. Namun tampaknya keinginan tuk menerima ilmu dengan baik dan untuk bisa FOKUS mendengarkan kajian ilmu tersebut rasanya sungguh bukan hal mudah. Konsentrasi mereka terpecah karena para krucil yang meminta perhatian atau memang anak-anak mereka sedang asyik-asyiknya mengeksplor ruangan dan lingkungan. Tak jarang ada beberapa krucil yang akhirnya menangis saat mereka sadar telah berjalan jauh dari ummi mereka. Beberapa emak pun sibuk mencari buah hatinya di keramaian masjid. Alhasil kedatangan mereka ke majelis ilmu hanya sekedar mengasuh krucil tanpa mendapati ilmu secara maksimal dari para asatidz.

Supaya krucilnya anteng, ada yang membawa mainan, makanan, dan minuman sendiri dari rumah. Tapi ada juga yang memberikan uang jajan dan membiarkan mereka jajan dan makan di luar masjid. Nah yang terakhir aku sebutkan ini, menurutku kurang baik. Selain mengajarkan boros, makanan yang mereka beli belum tentu bersih dan sehat. 

Setelah menyimak kondisi sekitar, aku pikir anak-anak juga mesti disibukkan dengan aktivitas yang bermanfaat, sementara emaknya menyimak kajian ilmu. Aktivitas yang sangat krucil gemari tentu saja BERMAIN. Memang itu kerjaan anak-anak kan...maeeeennn melulu...hehehe. Nah, sepertinya para krucil mesti dikasi BB juga lho..!!!

Tenang.... BB yang ini bukan Bau Badan yang bikin pusing atau Black Berry yang super mahal. BB yang aku maksud adalah Busy Book *hahah..ngarang. ^^ Iya, aku namakan Busy Book, karena aku pikir buku ini bisa bikin mereka sibuk bermain dengan mainannya yang berupa buku. Bukunya dijamin menyenangkan dan bikin anteng. Insya Allaah. 

Ini dia penampakan Busy Book yang Maryam buat... ^^

Mamakers bisa bikin sendiri bukunya di rumah loh. Mudah kok. Bikinnya dari kain flannel dan dengan modal bisa pegang jarum jahit, insyaAllah bukunya bisa dibikin. Kalo malas bikin, bisa pesen n beli di Maryam yah...hehehe...promosi. 
Ini isi Busy Book'nya...

Nah di atas itu Busy Book pertama yang aku bikin. Ide temanya dapat dari web luar negeri, silakan googling atau cari di Pinterest.com. Tadinya ngga sengaja aku ngobrol tentang jenis mainan yang pernah aku mainkan waktu kecil. Masih ingat mainan BP=BPan? Itu loh boneka kertas *BP=Bongkar Pasang* Rasanya sulit sekarang ditemukan mainan itu. Krucil lebih dikenalkan mainan tab dan games yang ada di laptop ortunya sih. Sayang banget mereka ngga mengalami keseruan permainan ini bersama teman-temannya, seperti kita dulu masih kecil. Ya iyalah, dulu mana ada tab dan laptop? Paling canggih, kita mainan gimbot atau tomodachi yang seperti miara ayam-ayaman itu loh...hehe. Inget ngga?

Bp-Bp'an itu merupakan mainan kesukaanku. Dulu aku sering memainkannya dengan teman-teman perempuan. Paling senang mengganti-ganti baju mereka. dan paling menyebalkan kalo kertasnya sobek diantara kepala dan badannya. kalo udah gitu..mewek deh sekenceng-kencengnya. Nanti kakakku teh Irma atau Ibuku akan menyambungnya dengan selotip. Sekarang alhamdulillah aku bisa bikin sendiri. Bahannya dari kain flannel, insyaAllah lebih awet. Lebih lucu juga...hehe. Hmm... kalo aku punya anak perempuan, kelak aku akan membuatkannya boneka ini. Bermain bersamanya...masyaAllah...membayangkannya saja udah seneng banget. Apalagi kalau doaku dikabulkan?? Rabbiii habliii minash shaalihiin.. Aamiin... Allahumma Aamiin...ihiks..ihuks...

Hmm...maap temen-temen...suamiku bentar lagi pulang. InsyaAllah aku pengen berbagi tutorialnya. Nanti aku kan kembali dengan tutorial membuat Busy Book ini. Selanjutnya busy book'nya bertemakan "Mini Map". Mainan khusus untuk anak laki-laki. Ta kumpulin dulu foto-fotonya..hehe.

Ini sedikit bocorannya:



Sekali lagi...ingin berdoa... "Rabbanaa hablanaa min azwaajinaa wa dzurriyyatinaa qurrata 'ayuni waj'alnaa lil muttaqiina imaamaa" (QS. Al-Furqaan: 74)

Selasa, 11 Februari 2014

Burger dan Hotdog Abadi

Wah kangeeen...chit-chat di blohku ini. Alhamdulillaah ala kulli haal, beberapa waktu lalu aku dan suamiku saling bergantian sakit. Memang udara yang kurang mendukung ini bikin stamina tubuh bisa ambruk kalo ngga dijaga dengan baik.

Meski dalam kondisi kurang fit, karya mah jalan terus yaa. Alhamdulillaah selama baring di tempat tidur, aku masih bisa menelurkan beberapa karya rajutanku. Maklum, kalo lagi tepar di tempat tidur, hanya merajutlah pekerjaan yang ngga merepotkan. secara bisa dilakukan sambil tiduran. ^^

Ini adalah salah satu karyaku. Burger mainan yang terbuat dari rajutan. Saat merajutnya mungkin aku sedang merasa lapar... hehehe. Dan memang saat sakit kebayang makanan enak-enak. Pengen burger, kebab, pizza, donat...eh alhamdulillaah kesampean juga makan donat. Ada suami yang baik hati membelikan. Jadi tambah jatuh cinta deh. Jazaakallah khayran ya Abiw. Moga rejekimu diberi balasan dengan yang lebih baik, lebih barakah dan melimpah, aamiin...

Oya ini penampakan burgerku.

Burger siap dimainkan...*bukan dimakan yaa..hehe*

Dan ini sebelum disusun....
Cocok nih untuk main "Dadagangan" sama anak-anak ^^

Ada juga hot dog ndan pizzanya lho.


Lucu kan? Lihat ini suamiku jadi merasa lapar. Tapi karena lagi bokek dan gak bisa cari burger dan hot dog, jadinya aku buatin saja mie tek-tek. Hehe..ternyata lebih enak mie tek-tek, karena bisa dimakan langsung dan bikin perut kenyaaaaang....




Kamis, 23 Januari 2014

Lamunan Di Saat Hujan

Aku suka hujan, mendengar gemericiknya menenangkanku. Merasakan sejuknya tetesan air yang menyentuh telapak tanganku. Menikmati suasana mendungnya yang menenangkan. Namun aku tak begitu suka angin yang berhembus di saat hujan. Dinginnya menusuk tulang. Alhamdulillaah ala kulli haal. Segala puji bagiNYA atas segala hal.

Hujan membawaku pada beberapa lamunan panjang. Aku teringat, salah satu waktu terbaik memanjatkan doa adalah disaat hujan turun. Doa kita insyaAllah akan lebih dikabulkan. Kadang aku bingung dengan permohonanku, mungkin karena terlalu banyak doa yang ingin aku panjatkan. 

Selalunya dia yang selalu muncul pertama kali dalam ingatan saat aku ingin berdoa. Dia, lelaki yang baru tujuh tahun ini telah menemani hari-hari indah dan melukiskan berjuta warna di hatiku. Lelaki yang selalu membuatku merasakan jatuh cinta, yang kini telah menjadi separuh nafasku. Semoga Allah selalu melimpahkan keberkahan, kesehatan, keselamatan, dan rizki terbaik untuknya.

Aku bersyukur karena Allah telah mempertemukanku dengannya. Seorang lelaki biasa yang sederhana, namun dia mampu membuat hidupku terasa sempurna. Darinya aku belajar banyak hal. Terutama tentang manhaj (cara memahami) agama, yaitu manhaj salafush shaalih. Kami belajar bersama, dan dengan penuh kesabaran dia mendidik dan membimbingku. Hingga kini aku dapat sedikit memahami agama ini dengan benar. Dia tak segan-segan mensupportku baik secara moril dan materil untuk mengikuti mahad atau mengikuti kajian ilmu syar'i. Ini merupakan hal yang sangat berharga yang tak ternilai. 

Alhamdulillaah pilihanku tepat dalam memilih qowwam. Dia baik dan penyayang. Aku pikir, bagaimana cara mama mendidiknya hingga dia tumbuh menjadi seorang lelaki yang berperangai dan berhati lembut seperti itu? Sayang, aku ngga bisa lagi berdiskusi dengan mama. Mama meninggal sekitar hampir tiga tahun lalu. Selama empat tahun menjadi menantunya, aku belum banyak berbakti. Kami juga belum banyak mengobrol, bercerita tentang anaknya yang telah menjadi suamiku. Padahal dari cerita mama aku dapat melihat sisi lain suamiku yang belum pernah aku ketahui sebelumnya. Aku suka menyimak cerita mama tentang suamiku itu. Rasanya ngga bosan meski telah mendengarnya berulang kali. Membicarakannya terus-menerus...hehe. Sekarang aku kehilangan teman bicara. Aku pun belum sempat mengucapkan "Jazaakillah khairan" untuk mama....karena sudah mendidik suamiku dengan baiknya.

Saat hujan....saat doa lebih mustajab. Semoga mama diterima amal ibadahnya oleh Allah. Ditempatkan di tempat terbaik di sisinya. 

Teringat pula ibu dan bapak...teriring doa "Rabbighfirlii wali waalidayya warhanhumaa kama robbayaani shaghiiraa..."




Rabu, 22 Januari 2014

Smashed Tofu ala Maryam

Sudah beberapa hari ini hujan hampir ngga berhenti turun membasahi bumi. Udara makin dingin hingga menusuk tulang. Kakiku sakit. Alhamdulillaah ala kulli haal. Di FB, ada temenku namanya mba Endah memberi resep minuman sederhana yang pengen aku buat. Minuman jahe hangat kesukaanku. Sayang banget aku lagi gak punya jahe. Adanya tahu..hehee...

Yah hasil hunting belanjaanku hari ini ada 5 potong tahu, setengah kilo labu siem, 2 buah jagung, dan beberapa bumbu seperti bawang dan cabai gendot. Rencananya hari ini mau bikin tahu goreng aja yang mudah, tumis labu siem dan jagung dibuat bubur.

Akhirnya di siang yang gelap dan dingin ini, aku mulai mampir di dapur kecilku. Rencana pertama mau goreng tahu. Tapi berhubung minyak goreng udah cekak, jadi aku mengubah rencana tuk memasak dengan cara ditumis aja. Eh tiba-tiba aku inget suamiku pernah bilang tahu penyet buatan bibi enak banget. Ya sudah aku coba bikin deh. Tapi kali ini resepnya ngarang aja.

Bawang merah dan bawang putih diiris-iris, cabe gendot juga dipotong dadu atau semaunya kita dah. Kalo udah, ditumis dengan 2sendok makan minyak goreng. Udah keluar aroma wangi lalu masukkan tahu. Bejek-bejek tahunya dengan spatula sampe hancur. Beri garam secukupnya, jangan kebanyakan karena ternyata tahu Cihanjuang ini udah asin. Tadi masakanku keasinan, jadi aku tambahkan kecap secukupnya.

Sudah jadi deh...

Fotonya menyusul ya...soale HPku lagi matot...hikssss...

Selasa, 07 Januari 2014

True Friend

Don't expecting me too much,
I'm just an ordinary one who's still learning.
Don't be disappoint if you see me as the truly i am. 
It's just me, who can do  lots of mistakes.



but i can tell you that i am ready to take care of my eyes, 
to see you for your true self, I will always see the best in you..

I'll keep my ears, 
will have them open to listen, to really hear what you are saying.

I'll keep my mouth to always tell you the truth and give my thoughts,
and to help talk through things if life gets messy.

I'll give you my shoulders, 
to give you the strength when you cant carry yourself,
will always let you lean on and cry on them.

I'll give you my arms,
will always offer hugs and make you feel comfortable 

I'll will give you my hands,
to hold you when you need a little guidance,
to help you get up when you may fall.

I'll keep my heart 
to love you for who you are
and will always have a place for you.

I'll take care of my feet,
to walk with you throughout your life,
to be the very best friend they can be.


8th January 2014,
@Dream Hill
"Thank you for being my friend...."