Rabu, 23 Oktober 2013

Yatim dan SUPERHERO

Perhatikan deh...

Hampir semua cerita SUPERHERO adalah seseorang yang ngga punya orang tua atau keluarga yang tidak lengkap, dan kebanyakan adalah anak Yatim.

Batman yg terlahir sebagai Bruce Wayne, ortunya meninggal saat dia kecil karena insiden perampokan. Dia hanya ditemani dan dibesarkan oleh pelayan setianya, Alfred Pennyworth. Meski anak yatim, saya sendiri salut sama si Dark Knight ini, karena dalam kisahnya, diceritakan bahwa Batman ini seorang milyuner. Ya iya lah, kalo ga punya uang, dari mana dia beli mobil keren yang bisa disulap jadi MOGE alias motor gede dan punya laboratorium bawah tanah serta rumah mewah? Lebih jelasnya, saya sunting identitasnya dari wikipedia. Ini dia.... :p



Selain Batman, ada Superhero yang tak kalah terkenal karena penggunaan taplak meja dan celana dalam yang salah...oops...qiqqiqiq, just kidding..iya, dia itu Superman alias Aa Clark Kent. Dalam kisahnya dia mesti berpisah sama ortunya sejak bayi dan dibesarkan sama pasangan suami-istri yang menemukannya di ladang. Tapi superhero yang satu ini saya pikir identitasnya masih diragukan sebagai manusia, karena dia berasal dari planet lain, yaitu Kripton. Saya jadi bertanya-tanya, memang ada manusia yg tinggal di planet selain Bumi? Hmm....



Spiderman juga senasib sama Aa Clark.. dia ngga punya orang tua dan hanya dibesarkan sama paman dan bibinya. Selain itu ada juga Kang Harry Potter, mas Naruto, Bang Inuyasha (hahah..superhero jaman jebot nih), Uda Megamind, dan masih banyak cerita FIKTIF lainnya yang juga ikut-ikutan melatarbelakangi kisah sang SUPERHERO dengan alur yang sama: terlahir sebagai ANAK YATIM atau dari keluarga yang kurang lengkap.

Sayang, semua itu hanyalah cerita FIKTIF alias bohongan, hasil imajinasi para penulis ceritanya. Tapi kenapa, kok semua memiliki kemiripan kisah sebagai ANAK YATIM? Ada apa dengan anak yatim? Nah ini yang menarik tuk dikaji.

Apakah mereka terinspirasi dari kisah Anak Yatim yang ada dalam pikiran saya? Seorang MEGAHERO, kalo menurut saya, karena kedudukan beliau lebih mulia dan lebih tinggi daripada superhero-superhero lainnya. Dialah HabibAllah kita, Rasulullaah Muhammad shalallaahu 'alaihi wasallam. Dan dia NYATA...!!!!

Muhammad shalallaahu alaihi wasallam seorang anak yatim. Ayah dan Ibunya meninggal saat beliau masih kecil, bahkan ayahnya sudah tidak ada di dunia ini saat Nabi masih dalam kandungan Ibunda. Nama lengkapnya adalah Muhammad bin Abdillah bin Abdil Muthalib bin Hasyim dari suku Quraisy. Suku Quraisy ini berasal dari bangsa Arab dan berasal dari keturunan Nabi Ismail alaihissalam, putra Nabi Ibrahim alaihisslam.

Ini catatan tentang nasab Beliau shalallaahu alaihi wasallam
Rasulullah pernah bersabda tentang nasab beliau, “Sesungguhnya Allah memilih Kinanah dari keturunan Ismail , memilih Quraisy dari Kinanah, dan memilih Bani (keturunan) Hasyim dari suku Quraisy, dan memilih aku dari keturunan Hasyim.” [HR. Muslim (4/1789) no. 2276 dari sahabat Waatsilah bin al-Asqa’ radhiyallahu ‘anhu]. Nasab beliau :
Muhammad bin Abdillah bin Abdil Muthalib bin Hasyim bin Abdi Manaf bin Qushay bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu`ay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin an-Nadhr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan.
Silsilah beliau hingga di sini diketahui keshahihannya, disepakati di antara para ahli silsilah. Adapun yang di atas Adnan diperselisihkan padanya. Adnan adalah keturunan nabi Ismail, dan Ismail adalah putra nabi Ibrahim alaihimassalam. Ibunda Nabi adalah Aminah binti Wahab bin Abdul Manaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah. Nasab bapak dan ibunya bertemu pada kakek mereka: Kilab bin Murrah.

Rasulullah itu diberi anugrah oleh Allah Ta'ala dengan keindahan budi pekerti (akhlaq) yang mulia nan sempurna selain diberi ketampanan fisik.

Akhlaq Beliau
Allah berfirman Allah tentang sifat Rasulullah,
وَإِنَّكَ لَعَلَى خُلُقٍ عَظِيمٍ
Dan sesungguhnya kamu benar-benar berbudi pekerti yang agung. (QS. Al Qalam: 4)
Aisyah berkata, “Akhlak beliau adalah al-Qur`an” [Diriwayatkan di Musnad karya Imam Ahmad bin Hanbal asy-Syaibani, cet. Maimaniyah Mesir tahun 1313 H (6/91)]. Allah telah menyempurnakan budi pekertinya sejak kecil, sebelum dibangkitkan (diangkat menjadi nabi dan rasul). Beliau tidak pernah menyembah berhala, tidak meminum arak, tidak berlalu dalam perkara buruk, dan dikenal di kalangan kaumnya dengan orang yang jujur lagi dipercaya.
Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, “Tidak pernah Rasulullah diberikan dua pilihan kecuali ia mengambil yang termudah, selama bukan merupakan dosa. Jika merupakan dosa, beliau adalah manusia yang paling jauh darinya. Dan Rasulullah tidak pernah membalas dendam untuk dirinya sendiri, kecuali apabila kehormatan Allah dilanggar, maka ia membalas karena Allah dengannya” [HR. Bukhari (3/195), Muslim (4/1804) no. 2309 dan 52]. Di antara akhlak beliau adalah rendah hati dan suka bercanda dengan anak kecil. Rasulullah pernah menghibur anak kecil dengan mengatakan, “Wahai Abu Umair, apa yang dilakukan nughair?” [ HR. Bukhari (7/102, 119) dan Muslim (3/1692, 1693) no. 2150 dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu]
Untuk sejarah nabi Muhammad lebih lengkapnya teman-teman bisa membaca dari banyak literatur. Namun yang ingin saya bicarakan disini adalah kisah ke"Yatim"annya yang sepertinya menjadi inspirasi kisah-kisah superhero fiktif dunia.

Coba saja, bayangkan.. Seorang anak yang tak pernah merasakan belaian kasih orang tua, namun begitu sempurna akhlaknya, cerdas dan masyaAllah: KAYA, dermawan pula! Anak yatim pembela yang Haq dan menumpas kebathilan di muka dunia. Anak yatim yang menegakkan dan mendakwahkan kalimat Tauhid, mengajak kita pada jalan keselamatan yang tak hanya di dunia, tapi hingga kampung akhirat kelak. Anak yatim yang sudah menjadi superhero dalam banyak pertempuran melawan kejahatan, terutama kejahatan terbesar, yaitu: Pengingkaran atas haq Allah sebagai pencipta yang wajib diibadahi oleh sekalian manusia.

Menurut saya, beliau merupakan pahlawan sejati. Kisahnya pun lebih membumi karena memang Allah Ta'ala mengutus beliau shalallahu 'alaihi wasallam sebagai teladan bagi kita. Apa yang dicontohkan Nabi dapat kita ikuti. Mulai dari sikapnya yang lembut, penyayang, juga kisah suksesnya sebagai saudagar kaya. Bahkan beliau shalallaahu alaihi wasallam begitu sempurna sebagai prototype pemimpin sejati. Pokoknya betul-betul teladan dari berbagai macam sisi.

Bukannya mau membandingkan, tapi memang beda dengan superman yang memang punya kekuatan karena dia berasal dari planet lain, atau Spiderman yang punya kekuatan setelah digigit laba-laba. Atau Batman yang kaya karena warisan orangtua :D

Memang benar, orang yang mengasihi anak yatim akan ditempatkan bersama Rasulullah kelak di akhirat bagai jari telunjuk dan jari tengah yang beriringan. Allah Ta'ala pun memerintahkan kita tuk menyayangi anak yatim. Karena itu marak sekali di negeri kita yayasan-yayasan yatim piatu baik itu yang benar-benar amanah atau yang abal-abal yang hanya sekedar tuk mencari nafkah segelintir orang tertentu yang memanfaatkan wajah-wajah si yatim yang mengundang rasa kasih.

Kok sedih rasanya kalau melihat kotak-kotak infak peduli yatim di pojokan rumah makan, supermarket dan swalayan. Kotak berukuran sekitar 22 sentimeter itu dipenuhi dengan uang recehan 100,- hingga 500,- saja. Paling ada satu atau dua lembar 5.000,- dan 10.000,- bahkan ngga pernah terlihat uang seratus ribu yang gambarnya Soekarno Hatta. Saya pikir, sangat menyedihkan anak Yatim dengan pengelolaan dan pendidikan yang kurang profesional seperti itu. Kotak amal itu hanya akan menyakiti 'izzah (harga diri) mereka saja.

Kalau memang anak-anak yatim itu dididik betul-betul meneladani Rasulullaah, saya tak dapat membayangkan bagaimana hebatnya generasi kita, jika ada 10 saja anak yatim yang sukses seperti Rasulullah. Ya, anak yatim SUPER yang tak menunggu ketukan hati dermawan, tapi dia menjadi sorang pionir yang mendermakan potensi yang dimilikinya untuk sekitarnya. Anak yatim SUPER yang memiliki mental memberi, bukan mengaharap diberi. Anak Yatim SUPER yang cerdas dan mencerdaskan masyarakat disekelilingnya. Anak Yatim Super yang dapat bermanfaat bagi ummat. Jika ada panti yatim seperti ini, mungkin akan menjadi "tamparan" keras bagi masyarakat yang sudah mulai hidup individualis tapi tetep narsis.

Potret Rasulullaah Muhammad shalallaahu 'alaihi wasallam menurut saya dapat menjadi penghibur hati, menjadi penyemangat, dan inspirasi bagi mereka yang memang terlahir arau kemudian menjadi YATIM. Jadi buat temen-temen yang sudah tak memiliki orang tua, tetaplah berbesar hati dan stop menjadikan status ke"Yatim"an menjadi penarik simpti atau rasa iba orang lain. Towh Nabi kita pun anak yatim. Beliau adalah anak Yatim yang SUKSES.

Ini sekedar unek-unek saya saja, tentang anak yatim. Catatan disaat saya sedang didera RINDU pada seorang anak yatim sang belahan jiwa yang sedang berlibur ke Karimun Jawa. Semoga Allah merahmatimu, memberkahimu, dan mengembalikanmu ke sisiku dengan selamat...Barakallaahu fiik yaa habibii...


24 Oktober 2013, @Kaki Bukit Impian...
"Rasul menyuruh kita mencintai anak yatim..." hehehe...







Jumat, 11 Oktober 2013

Hikmah Boneka Maryam

Baiklah, aku kembali dari pengasingan. Saat ini aku butuh tempat tuk merebahkan seluruh emosiku yang tengah bergejolak. Di sini, di Istanaku tercinta... Tempat ternyaman tuk menumpahkan seluruh isi pikiranku.

Alhamdulillaah, dua-tiga minggu ini aku memulai kembali semuanya dari awal. Yup, aku memulai kembali aktifitasku sebagai seorang crafter dan seorang wife-preneur. Kira-kira itulah alasan mengapa sudah begitu lama sekali aku tak menulis. Ya Allah... betapa aku merindukan saat-saat seperti ini. Hanya antara aku dan laptop kesayanganku ini, dan jemari yang menari di atas keyboard yang menerjemahkan unek-unekku dalam bentuk serangkaian kalimat dan paragraf.


Saat ini aku sedang dilanda kejenuhan luar biasa, setelah produk baruku dengan sukses meluncur ke dalam Fans Page Momet Gift di Facebook. Alhamdulillaah, aku berhasil membuat boneka amigurumi yang kuberi nama Boneka Maryam, sesuai dengan namaku. Dan ternyata banyak sekali peminatnya. Setiap hari aku membuat beberapa potongan boneka yang nantinya akan aku sambungkan seperti puzzle, membentuk satu kesatuan yang utuh. Sejak aku membuat boneka itu, alhamdulillaah pesanan tak berhenti mengalir. Sampai tanganku kewalahan dibuatnya...hehe...


Banyak kisah yang ada di balik pembuatan bonekaku ini. Orang-orang mungkin hanya melihat hasil jadinya. Padahal sebelum aku membuat Boneka Maryam yang unyu-unyu ini aku sempat melakukan banyak kesalahan dan menemui banyak kegagalan. Tak jarang jemari tanganku kram karena tak bisa berhenti merajut demi menemukan bentuk yang sempurna dan pola hitungan yang tepat. Bisa dibilang prosesnya begitu lama dan memakan waktu yang tidak sebentar bahkan berbulan-bulan.

Aku ingat pertama akali seorang konsumen memesan pertamakali boneka ini, sekitar awal bulan Februari lalu. Dia menyertakan link pola dalam bahasa Inggris yang tentu saja bagiku sulit menerjemahkannya, berhubung aku belum begitu mengenal istilah-istilah khusus dalam merajut. Alhasil boneka yang kubuat pertama kali tak sempurna bentuknya. kakinya besar sebelah dan aku belum tau bagaimana membuat rambutnya. Polanya pun mengarang indah dan aku modifikasi lagi dari pola yang terdapat di link itu. Setelah berkali-kali merajut dan membongkarnya dan merajutnya kembali...aku kemudian menemukan hitungan yang pas menurutku. maka jadilah Boneka Maryam seperti sekarang ini.

Banyak sekali hikmah dalam pembuatan boneka ini. Aku banyak belajar tentang sebuah kata SEMANGAT, disiplin, kesabaran dan IMAJINASI. Kini saat muncul rasa lelah dan menyerah dalam proses belajarku, maka aku akan mengingat kesuksesan saat membuat boneka Maryam itu.


Jumat, 13 September 2013

Bukan Ratu Biasa


Aku adalah seorang istri sekaligus Ratu rumah tangga. Daerah kekuasaanku melingkupi seluruh istana ini, sudut tamu, sudut tempat tidur, sudut dapur, sudut kamar mandi, sudut bengkel kreatifitas, dan termasuk teras serta tempat jemuran di luar sana. Tugasku membantu sang Baginda menjaga dan menciptakan istana yang sakinah mawaddah dan rahmah. Aku sangat menikmati peran ini sepenuh hatiku sejak sekitar 4 tahun lalu. Jiwa seorang manajer, konsultan keuangan, koki, pendidik, dan beberapa profesi penting lainnya yang ada dalam diriku sangat berguna dalam menjalankan roda pemerintahan di istana kami. Ya... IDENTITAS baruku kini adalah seorang RATU rumah tangga.

Menjadi seorang Ratu rumah tangga bukanlah hal yang mudah. Ada banyak tugas dan beragam proyek yang mesti dilakukan. Semua membutuhkan skill dan pengetahuan beragam ilmu. Sebuah profesi yang benar-benar tak dapat disepelekan dan dipandang sebelah mata. Memasak, menyetrika, mencuci baju dan piring, menyapu dan mengepel lantai, dan beragam pekerjaan rumah lainnya membutuhkan skill atau keterampilan yang baik. Jika tak terlatih untuk melakukan semuanya, dijamin anda akan keteteran, terjebak dalam sebuah rutinitas dan merasa stress dibuatnya.

Oleh karena itulah, meski kini aku seorang Ratu, aku tak pernah dapat melepaskan identitasku sebagai seorang PEMBELAJAR. Hidup yang telah dianugerahkan Allah Ta'ala kepada kita merupakan sekolah luar biasa yang tak bisa menerima permintaan libur dan bisa kita abaikan begitu saja sesukanya. Ini adalah SEKOLAH LUAR BIASA yang tak mengenal kata "BOLOS".

Agar tak terjebak dalam rutinitas, seorang Ratu dituntut untuk berpikir dan berbuat kreatif. Aktivitas sederhana yang dilakukan dengan senang hati dapat mengusir kebosanan. Karenanya sebisa mungkin kusisihkan sebagian waktu untuk melakukan aktivitas yang aku suka. Dan sekitar dua tahun terakhir ini aku sangat menikmati menjahit kaos flannel dan belajar merajut. Selain menjadi seorang Ratu, kini aku pun memiliki sebuah identitas lain, yaitu seorang CRAFTER.




Aku sangat menyukai kegiatan ini, membuat aneka macam kerajian dan kini tak hanya menikmati sendiri tapi juga menjualnya. Tentu saja ini menjadi kesibukan baru seorang Ratu. Mulai saat ini, manajemen waktu sangat diperlukan agar tugas utama Ratu tak terganggu dengan hobi dan jual-belinya. Eh ternyata lumayan loh penghasilan dari hobi ini. Tentunya Ratu senang sekali membantu perekonomian istana. Mungkin juga hobi baru ini bisa sukses dan jadi berkembang atas ijin dan ridha sang Raja.



Alhamdulillaah suamiku tercinta sangat mendukungku. Bukan hanya mengijinkanku tuk berkreasi dan bersabar dengan rumah yang terkadang masih berantakan, tapi beliau juga membantuku mengembangkan usaha. Aku diajarkan cara-cara online marketing yang sbelumnya aku hanya jual-beli suka-suka. Selain itu aku juga diajarkan tatacara mengelola keuangan perusahaan. Ciee..perusahaan? aamiin...insyaAllah mungkin suatu saat aku akan memiliki karyawanku sendiri. Dan jika ada pelatihan yang dapat menunjang keterampilanku, beliau tak segan-segan mensupport baik dengan dukungan maupun modal keuangan.. masyaAllah...baiknyaa...^^

Dan alhamdulillah, meski usahaku masih berjalan terseok-seok, aku sudah mendapatkan kepercayaan dari pelangganku di dunia maya. Terbukti dengan adanya repeated consumer dan jempol yang hampir mencapai 1000 pada fans pageku di Facebook. Aku rasa ini adalah prestasi yang membanggakan. Mendapatkan hingga 987 jempol bukan perkara yang mudah loh. Apalagi aku mendapatkannya dengan jujur, bukan hasil hack atau cara lain yang tidak benar.

Oya, beberapa hari kemarin, aku mendapatkan inbox tak disangka-sangka dari seseorang. Isinya undangan menjadi Guest Teacher di sebuah sekolah dasar di Bandung. Dia memintaku tuk mengajar keterampilan. Ya Allah...seneng banget rasanya bisa berbagi ilmu. Tak hanya itu, undangan ini menjadi sebuah nostalgia tersendiri untukku. Rasanya kangen banget berkecimpung di dunia pendidikan seperti dulu. Ya, lamaa sekali sebelum menjadi seorang ratu, aku adalah seorang pendidik. Dulu aku mengajar bahasa Inggris di sebuah SMA swasta di Tasikmalaya dan terakhir aku mengajar menjadi seorang walikelas di SD swasta di Cimahi. Aku suka sekali berinteraksi dengan murid-muridku. ah..banyak sekali kenangan saat menjadi guru. Andai tubuhku selalu fit, mungkin aku tak akan berhenti dari profesi mulia itu.



Hmm...rasanya menyenangkan...bahagia... aku sangat bersyukur dengan diriku saat ini. Aku, sebagai Ratu rumah tangga dengan Istana nyamanku, yang tak menjadi seorang istri biasa. Aku seorang istri yang juga seorang crafter...dan aku tak akan pernah melupakan identitasku sebagai seorang guru...

Kalau ada orang yang masih memandangku sebelah mata dengan mengatakan : "Oh, dia cuman ibu RT biasa yang kuper dan selalu di rumah". Maka aku akan mengabaikannya dan berlalu.. Karena aku lebih tau diriku sendiri, dan mereka belum mengenalku dengan baik...


13 September 2013
@Istana Maryam
"Jika ada seseorang berkata dan berpendapat negatif padamu, dengarkanlah sebagai introspeksi diri bukan sebagai sugesti...percayalah bahwa dirimu bisa lebih baik dari persangkaan orang lain. Maka berdoalah pada Allah agar Dia memberimu petunjuk dan kekuatan tuk menjadi seseorang yang lebih baik.."

Senin, 09 September 2013

Mie Goreng Simple Sayuran

MasyaAllah nikmatnya merasakan kebahagiaan bisa sarapan bareng suami pagi ini. Menunya sederhana saja, hanya roti bakar dan segelas teh manis hangat dan kopi. Sambil berbincang kecil kami berdiskusi materi seminar yang diikutinya akhir pekan kemarin.

Sebetulnya, makan roti bakar isi coklat dan segelas kopi sudah cukup mengganjal perutku di pagi hari hingga nanti siang. Tapi karena tadi habis jalan-jalan di FB dan melihat berbagai makanan yang terpampang, perutku ini kembali nagih asupannya. Mupeng banget sama mie goreng buatan mba Zulyana yang rame, ada sosin dan baksonya.

Alhamdulillaah bahan-bahan utama tersedia, meski ngga sama, tapi lumayan lah. Maka terciptalah makanan ini: Mie Goreng Simple Sayuran. Mengapa aku bilang simple? Karena sayurannya hanya memaksimalkan yang ada. Di tempat bumbu ada beberapa lembar sawi putih dan setengah buah bawang bombay sisa masak kemarin. Lalu di panci ada sisa makan malem kemarin, sayur sop udang yang aku buat untuk ibuku.

Cara memasaknya pun simple aja. Mie goreng instant dimasak seperti pada petunjuknya, lalu ditambahkan bawang bombay dan sawi. Sayuran yang ada di sop udang yang ada di panci, aku tambahkan biar ramai. Masya Allah nikmaaat ^^
Ah jadi inget suamikuuuu....kenapa tadi pagi ngga dibuatkan resep ini saja?


10 September 2013
@Istana Maryam


Sop Udang Sayuran

Excited banget hari ini karena pagi ini Mamang penjual ikan menyisihkan setengah kilo udang lobster air tawar untukku. Berhubung teringat ibu yang sedang dalam masa penyembuhan sakit tifus, jadinya kuborong sisa sebungkus udang yang tergeletak di keranjang. Dengan cukup membayar 50 ribu rupiah, ku tenteng dua bungkusan udang berisi masing-masing setengah kilo itu ke rumah.



Berhubung masih hidup, udang-udang itu aku taruh dalam wadah berisi air. Udang yang terendam sempurna tak akan kabur, berbeda dbila diberi air sedikit (macak-macak), kalau tempatnya rendah, dia bisa memanjatnya. Nah ini yang terjadi kalau kita tak benar menyimpannya. Semua udang berlarian di kamar mandi saat kutinggal beres-beres di pojokan depan.



Sebel bangeeett...saat menangkap mereka, ada satu udang yang mencapit tanganku. Rasanya lumayan sakit. Pengen nangis rasanya...ihikss... Aku kurang hati-hati tadi. Seharusnya cara memegang udang yang baik adalah dengan cara memegang bagian punggung kepalanya, jadi kalau dia meronta, capitnya yang besar itu ngga akan mengenai tangan kita. Tadi aku malah memegang antenanya. Karena tenaganya cukup kuat, dia berhasil menggerakkan badannya dan capitnya meraih telapak tanganku sebelum akhirnya antenanya putus.


Ini kali kedua aku membeli udang lobster air tawar. Dulu aku memasaknya dengan resep mengarang indah. Ceritanya dimasak Asam Manis. Tapi tak terasa asam karena memang aku tak menambahkan cuka atau nanas di dalamnya.

Kali ini, aku memasaknya menjadi sayur sup. Karena aku memasaknya untuk ibu yang sedang pemulihan, maka dalam resep ini aku tak menambahkan merica. Bagi penderita tifus, memang sebaiknya dihindari makanan yang pedas, karena itulah dalam masakanku sementara tak ditambahkan cabai, rawit, atau merica yang bercitarasa pedas.

Oke, kita mulai tuliskan resepnya ya...

Bahan:
Udang lobster ukuran kecil (sekitar sebesar telunjuk bapak-bapak yg gendut) 20ekor
3 buah wortel dipotong-potong
1 kuntum brokoli ukuran sedang

Bumbu:
3 siung bawang merah iris
2 siung bawang putih cincang
1/2 buah bawang bombay cincang
1 tangkai daun bawang iris memanjang
3 tangkai daun seledri
1 buah tomat
garam secukupnya
gula putih sedikit saja biar gurih.
(merica saya skip, tapi biar enak sih, mending tambahkan merica yang banyak...hehe)

Caranya:

  • Rebus air dalam panci hingga mendidih. Lalu masukkan bawang bombay, bawang merah, bawang putih, bawang daun, dan seledri hingga layu dan beraroma. (Bisa juga ditumis dulu dengan sedikit minyak. Tapi bagi yang mau makanan lebih sehat, cara rebusan ini lebih baik karena kita menghindari minyak ^^)
  • Setelah mendidih, masukkan wortel lalu beri garam secukupnya. Setelah empuk, masukkan udang dan brokoli. Icip-icip, kalau terasa asin, tambahkan gula pasir sedikit agar lebih gurih. Oya tomat dimasukkan terakhir biar lebih segar.
Ini dia hasil akhirnya...jreng...jreng...

Payah, aku lupa memasukkan tomatnya..... >__<

Silakan dicoba di dapur masing-masing. Resepnya mudah kan? Semoga ibu suka masakanku...dan semoga blio segera sehat. Doakan ya teman-teman...


9 September 2013
@Istana Maryam


Sabtu, 07 September 2013

Tas Rajut Benang Plastik Daur Ulang

Hari Minggu yang cerah ini kujalani seorang diri, di istana mungilku tanpa kehadiran Abiw yang biasanya selalu membuat suasana menjadi begitu meriah. Abiw pergi ke Jakarta mengikuti sebuah seminar "Billionaire Attitude" sejak Sabtu kemarin. Sebenarnya Abiw sudah mengajakku turut serta. Tapi rasanya tubuhku tak sanggup melakukan perjalanan itu, jadi terpaksa aku menolaknya. Lebih baik aku tinggal di rumah saja dan membereskan rumah yang sempat tak terurus beberapa hari terakhir karena fokusku terbagi di tempat lain. Ya, sudah hampir dua minggu ibuku sakit tifus. Dua hari ini ibu sudah bisa kutinggalkan. Aku hanya datang berkunjung bila hendak memasak sayur untuknya.

Minggu ini alhamdulillaah aku bisa bangun lebih pagi tuk mencuci dan menjemur pakaian. Maklum, tempat jemuran biasa dipakai seluruh tetangga. Jadi aku mesti lebih pagi supaya mendapat jatah tempat ^^. Tadinya setelah menjemur pakaian, aku berencana pergi kajian. Tapi niat itu kuurungkan karena pinggangku sakit. Kuputuskan untuk bebenah rumah saja, biar nanti Abiw pulang suasana sudah nyaman dan rapi sehingga Abiw bisa beristirahat dengan baik sepulangnya nanti.

Masya Allah... Kagetnya aku, ternyata di rumahku yang tak seberapa besar ini banyak sekali benda-benda yang tercecer di pojokan depan dan belakang. Ternyata aku tukang sampah..!!! *nangis buaya...hahaha, pura-puraaa...* Setelah aku kumpulkan, ternyata ada beberapa box bekas dan setumpuk plastik kresek bekas belanjaan dari beberapa supermarket. Kondisi plastik itu masih cukup bagus walau agak berdebu. Sebagian ada yang dikuwel-kuwel, ada juga yang sudah aku lipat rapi.



Apa yang akan kulakukan dengan box dan plastik bekas itu? AHA...aku berencana membuat box unyu-unyu dari box bekas itu supaya lebih memiliki nilai guna. Dan plastik-plastik ituuu....aku ingin mebuat plastic yarn dan merajutnya menjadi tas belanja. Supaya setiap kali aku berbelanja ke warung, mereka tak usah membungkus barang-barang itu dengan plastik yang mereka sediakan. Go Green dong... Semangat Reuse, Reduce, dan Recycle.

*OOT: Ini salah satu contoh box unyu dari kotak bekas kosmetik.


Untuk membuat tas belanja dari plastik ini, tentunya kantung kresek ini mesti disulap dulu jadi plastic yarn. Setelah googling dan mempraktekkan tutorialnya, alhamdulillaah aku berhasil mengumpulkan satu gulungan plastik yang siap dirajut.

Aku akan menuliskan lagi secara sederhana tutorial bagaimana membuat plastic yarn disini agar teman-teman bisa mempraktekkannya juga. Sebelum membuat plastic yarn ini, ada baiknya teman-teman kumpulkan plastik kresek yang ada, lalu sortir berdasarkan warna, jenis, dan ukurannya.

Jadi, inilah langkah-langkahnya.

  • Ambil sebuah kantung kresek dan rapikan. Lalu gunting bagian bawah kresek dan bagian handle atau pegangannya.

  • Lipat menjadi beberapa lipatan, sisakan sekitar 2 cm di bagian ujungnya kemudian gunting seperti yang terlihat pada gambar dengan jarak 3cm.

Nah setelah dibeberkan, hasilnya seperti ini:

  • Gunting secara diagonal di bagian yang sudah disisakan selebar 2 cm tadi. 
Gunakan double tip untuk menyambung bagian ujung plastik satu dengan lainnya.

  • Plastik siap digulung dan digunakan.

Setelah membuat plastic yarn dari 5 buah kantung kresek, aku merajutnya dan berharap menjadi tas belanja. Tapi sepertinya aku masih membutuhkan banyak kantung plastik lagi tuk menyelesaikan tas ini.


Yuk coba buat...??? Have a nice Sunday, I hope you can enjoy it. ^^





Kaleidoskop Malam

Malam ini aku betul-betul tak mampu memejamkan mata. Entah apa yang menghalangi kantuk yang begitu kurindukan itu. Encokku yang sedang kambuh, ataukah telapak kakiku yang sedang sakit? Mungkin juga rasa kangen padamu yang mendera disela-sela malam yang berjelaga.

Kubuka laptop kesayanganku. Ada "Cinta Brontosaurus" yang belum habis ku tonton. Mungkin itu dapat menghantarkanku pada lelap seperti kemarin malam. Sia-sia, film bertema cinta itu makin membuatku terjaga. Apa kabarmu disana?

Blog walking mungkin dapat memberiku secercah inspirasi. Ku buka laman demi laman. Ternyata banyak kisah orang yang membuat pikiranku terbuka. Deritaku selama ini belum seberapa. Hahaha... aku berasa jadi generasi alay yang luar binasa.

Ingatanku terlempar pada dua tahun silam. Saat itu, awal April yang kering. Hatiku yang tengah berbunga, menantikan hadirnya cinta kedua. Cinta yang tumbuh dalam haru dan hanya dipenuhi rindu. Cinta kedua yang begitu memesona, menculik sukma hingga memenjara dalam bahagia. Dialah Syakirah (rahimahallaah) belahan jiwa. Kecantikan nan agung berbalut keajaiban... Anugerah Sang Maha Sempurna yang kehadirannya membuatku sempurna sebagai wanita.

Syakirah (rahimahallaah), ananda tercinta... melalui petualangan kita, selama sembilan bulan bersama, menegaskan kembali sebuah makna cinta. Membuat ummi sadar tentang arti kebahagiaan yang tertunda. Memacu ummi dan abi tuk menjadi seseorang yang lebih baik dan memantaskan diri tuk memasuki jannah-Nya.

Rasanya baru saja kemarin lusa, aku bermain boneka kertas seusai pulang sekolah dalam balutan seragam merah putih. Rasanya baru saja kemarin lusa, aku sibuk mengerjakan PR matematika. Rasanya baru kemarin lusa, aku jatuh cinta dan mengikat bahagia. Rasanya kemarin lusa, hadirnya cinta kedua. Tanpa terasa, hampir tujuh tahun tak lagi ada kata "aku" dan "kamu"...hanya ada "kita"....

Perjalananku di penghujung malam yang ditemani kaleidoskop sejarah petualangan hidup dan mimpi ini mesti berakhir. Ditutup dengan doa dan harap agar esok lebih baik. Disudahi dengan beberapa kuap yang membuat mataku berair. Dicukupkan dengan kalimat hamdalah yang terlampir dalam paragraf ini...."Alhamdulillaahi Rabbil 'aalamiin..."